Kamis, 14 Mei 2026

Gali Ide Inovatif Gen-Z, Pegadaian Semarang Luncurkan Business Case Competition 2026

Penulis : Yurike Metriani
12 Mei 2026 | 17:39 WIB
BAGIKAN
Peluncuran Pegadaian Business Case Competition (BCC) yang digelar di Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Kamis, 7 Mei 2026. (Pegadaian)
Peluncuran Pegadaian Business Case Competition (BCC) yang digelar di Universitas Negeri Semarang (UNNES) pada Kamis, 7 Mei 2026. (Pegadaian)

SEMARANG, investor.id – PT Pegadaian Kantor Wilayah XI Semarang resmi memulai rangkaian Pegadaian Business Case Competition (BCC) 2026. Peluncuran kompetisi bergengsi ini dikemas melalui talkshow inspiratif bertajuk "MengEmaskan Indonesia: Golden Idea for Gold Generation" yang memadati Auditorium Prof. Wuryanto, Universitas Negeri Semarang (UNNES), pada Kamis (7/5).

Acara ini disambut antusiasme luar biasa dengan kehadiran lebih dari 1.000 mahasiswa. BCC 2026 hadir sebagai panggung bagi mahasiswa di Jawa Tengah untuk menyalurkan ide kreatif dan solusi inovatif di bidang finansial, investasi, hingga transformasi layanan keuangan digital.

Kepala Divisi Bisnis Bullion PT Pegadaian, Kadek Eva Suputra, menjelaskan bahwa mahasiswa memiliki ketajaman analisis dan pemikiran kritis yang sangat dibutuhkan industri untuk menghadapi tantangan masa depan.

"Kami melihat perspektif akademis mahasiswa sangat kuat dan segar. Melalui Business Case Competition ini, kami ingin ide-ide brilian tersebut tidak hanya berhenti di atas kertas, tetapi diterjemahkan menjadi solusi nyata yang aplikatif dan bermanfaat bagi masyarakat luas," ujar Kadek.

ADVERTISEMENT

Ia menambahkan, pemilihan UNNES sebagai lokasi kick-off pertama didasari oleh kedekatan strategis dan kultur akademik yang disiplin. Selain UNNES, Pegadaian akan menggandeng empat perguruan tinggi besar lainnya yang telah memiliki fasilitas The Gade Creative Lounge (TGCL), yaitu UNDIP, UGM, UNSOED, dan UNS.

Mewakili Pemimpin Wilayah PT Pegadaian Kanwil XI Semarang, Kepala Departemen Business Support, Tyas Ari Hidayat, memaparkan bahwa kompetisi ini terbuka bagi seluruh mahasiswa di wilayah Semarang Raya. Pendaftaran secara resmi akan dibuka pada 18 Mei 2026.

"Peserta ditantang untuk melihat Pegadaian dari sudut pandang mereka—baik itu tentang financial planning, digitalisasi layanan, maupun inovasi produk yang belum terpikirkan sebelumnya. Kami menargetkan setidaknya 100 hingga 150 tim untuk berpartisipasi di tahap awal ini," jelas Tyas.

Sistem kompetisi dirancang secara komprehensif. Setiap tim (maksimal tiga orang) yang lolos tahap proposal akan mendapatkan sesi workshop dan inkubasi untuk mematangkan ide mereka sebelum maju ke babak penjurian final.

Pegadaian tidak hanya menyiapkan modal pengalaman, tetapi juga apresiasi besar bagi para pemenang. Hadiah yang disiapkan meliputi uang pembinaan, saldo Tabungan Emas, hingga kesempatan meraih Beasiswa Pegadaian.

"Pemenang di tingkat universitas akan mendapatkan uang pembinaan dan emas. Selanjutnya, mereka akan dipertemukan dengan jawara dari kampus-kampus lain di tingkat yang lebih tinggi. Puncaknya, pemenang terbaik berhak atas Beasiswa Pegadaian sebagai bentuk dukungan kami terhadap pendidikan generasi emas Indonesia," tutup Tyas.

Melalui BCC 2026, PT Pegadaian mempertegas komitmennya untuk tumbuh bersama generasi muda, sekaligus memastikan inklusi keuangan dan budaya menabung emas terus mengakar di kalangan mahasiswa.

Editor: Yurike Metriani

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


Macroeconomy 39 detik yang lalu

Rupiah Rp 17.500, Warga Serbu Money Changer

Rupiah melemah lagi ke Rp 17.526 per dolar AS. Money changer di Jakarta ramai didatangi warga untuk jual-beli valuta asing.
Macroeconomy 30 menit yang lalu

Core Dukung Perluasan Insentif ke Sektor Padat Karya

Core dorong pemerintah memperluas program padat karya dan insentif industri manufaktur demi jaga momentum pertumbuhan ekonomi nasional.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Giliran Purbaya Respons Surat Investor China soal Iklim Investasi RI

Menkeu Purbaya merespons keluhan pengusaha China soal iklim investasi RI dan menegaskan pemerintah tetap utamakan kepentingan nasional.
Finance 1 jam yang lalu

Livin’ by Mandiri Beri Kemudahan Nasabah Berkurban

Bank Mandiri mempermudah pembelian hewan kurban secara digital melalui fitur Sukha di aplikasi Livin’ by Mandiri.
Macroeconomy 1 jam yang lalu

Rupiah Tertekan, BI-Rate Diprediksi Naik pada Kuartal II-2026

DBS memprediksi BI berpotensi menaikkan BI-Rate pada kuartal II-2026 seiring pelemahan rupiah dan cadangan devisa yang menyusut.
Business 1 jam yang lalu

Dialog Lintas Sektor Diperlukan dalam Merumuskan Kebijakan terkait Tembakau

Direktur Perhimpunan Pengembangan Pesantren dan Masyarakat atau P3M, KH. Sarmidi Husna, MA mengatakan, kebijakan terkait produk tembakau tidak dapat dilihat hanya dari perspektif kesehatan semata.
Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia