Menteri PUPR: 40% Jembatan Kondisinya Kurang Baik i

Ilustrasi jembatan gantung

Oleh : Tri Murti / GOR | Kamis, 14 Desember 2017 | 17:13 WIB

SEMARANG - Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono menyebutkan sekitar 40% jembatan di Indonesia dalam kondisi kurang baik, terutama karena faktor usia.

"Jembatan kita yang panjangnya ribuan meter, puluhan ribu meter, kalau disambung-sambung, 60 persen dalam kondisi baik, namun 40% kondisinya kurang baik," kata Basuki seusai membuka seminar tentang Jembatan dan Bendungan (DAM Upgrade and Bridge Seminar) yang berlangsung di Kampus Universitas Diponegoro-Semarang yang diprakarsai oleh Kementerian PUPR, di Semarang, Jawa Tengah, Rabu (13/12).

Seminar tersebut menghadirkan para pakar infrastruktur dan tim dari Kementerian Pertanahan, Infrastruktur, Transportasi, dan Pariwisata Jepang untuk menyampaikan hasil studinya di Indonesia.

Lebih jauh, dari 40% jembatan di berbagai wilayah di Indonesia yang kondisinya kurang baik, kata Basuki, 30% dalam kondisi yang kurang baik dan 10% sisanya dalam kondisi rusak berat.

"Makanya, saya minta bagaimana mereka memonitor ini. Mereka punya teknologi memonitor jembatan-jembatan yang sudah tua umurnya," papar Basuki.

Untuk itu, kata Basuki, kerja sama yang dijalin Kementerian PUPR dengan Pemerintah Jepang itu tidak hanya mencakup pengelolaan bendungan, tetapi juga infrastruktur lainnya, seperti jembatan. Tentunya, menurut dia, tidak bisa hanya mengandalkan metode konvensional, tetapi dibutuhkan berbagai inovasi dalam pembangunan infrastruktur, seperti jembatan atau bendungan sebagaimana diterapkan di Jepang.

"Sebenarnya, untuk teknologi di Indonesia dan Jepang sama, tetapi inovasinya pasti ada beda. Di sana, ada sedikit variasi, misalnya bendungan yang dibikin saluran untuk ikan salmon bisa naik ke hulu," katanya seperti dikutip dari Antara.

Kerja sama dengan Pemerintah Jepang tersebut, kata dia, sekaligus menandai jalinan kerja sama dan kolaborasi masyarakat dan pemerintah kedua negara yang berlangsung selama 60 tahun tepat pada Januari 2018.

Sementara itu, Direktur Kerja Sama Internasional dan Teknik untuk Infrastruktur Jepang Yusuke Amano mengakui banyaknya kemiripan yang dimiliki kedua negara, termasuk infrastruktur yang dimiliki. Di Indonesia, dicontohkannya, memiliki bendungan dan jembatan yang sudah cukup lama dibangun, tetapi di Jepang sudah terbangun infrastruktur serupa, yakni bendungan dan jembatan yang lebih kuno dan lama.



Selengkapnya
 
MORE STORIES