Tol Trans-Jawa Ruas Jakarta-Pasuruan Beroperasi 2018 i

Ilustrasi jalan tol.

Oleh : Eko Adityo / GOR | Kamis, 4 Januari 2018 | 14:54 WIB

JAKARTA – Jalan tol Trans-Jawa yang terbentang dari Jakarta-Pasuruan akan tersambung dan beroperasi pada tahun ini. Hal itu karena lahan di ruas-ruas tol Trans-Jawa yang tengah dikonstruksi ditargetkan rampung pada Januari 2018.

"Progres pembebasan lahan rata-rata sudah mendekati 100%, tinggal di beberapa lokasi yang harus diselesaikan pada Januari 2018," kata Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono seusai mengikuti Rakor Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil di Kantor Kementerian BUMN, Jakarta, Rabu (3/1).

Menurut Basuki, secara keseluruhan pembebasan lahan tidak lagi terkendala baik di ruas tol Trans Jawa maupun di ruas tol Trans-Sumatera khususnya di bagian selatan Kota Medan. "Kalau Januari pembebasan lahan selesai, maka konstruksi tol Trans Jawa dan tol Trans Sumatera bisa beroperasi sebelum akhir tahun," tegas dia, seperti dikutip Antara.

Bahkan, tambahnya, untuk ruas tertentu bahkan ada yang bisa difungsikan pada Agustus menghadapi Asian Games 2018 di Palembang dan di beberapa ruas pada Juni bisa difungsikan dalam rangka menghadapi Lebaran 2018.

Untuk Trans Jawa meliputi ruas toal Pemalang-Batang, Batang-Semarang, Semarang-Solo, Solo-Ngawi, Ngawi-Kertosono, Pandaan-Malang-Parusuan, selesai tahun 2018. Sedangkan Pasuruan-Probolinggo-Banyuwangi diharapkan selesai pada 2019.

Pada ruas tol Ngawi-Kertosono sepanjang 49,51 kilometer (km), pembebasan lahanya sudah mencapai 99,88%, sedangkan pembebasan lahan tol Semarang-Solo (77,64 km) mencapai 99,15%. Untuk lahan bebas di tol Pemalang-Batang (39,2 km) mencapai 99,29%, Pejagan-Pemalang (57,5 km) pembebasan lahanya mencapai 99,99%. "Ruas tol Trans Jawa tinggal sedikit lagi, karena pembebasan sudah hampir tuntas," ujar Basuki.

Sedangkan pada ruas tol Trans-Sumatera, meliputi Bakauheni-Terbanggi Besar, Terbanggi Besar-Pematang Panggang, Pematang Pangang-Kayu Agung-Palembang pada Mei 2018 konstruksinya bisa selesai. "Kami bisa meyakini kontruksi tol Jawa dan Sumatera bisa rampung, karena tanahnya Januari 2018 bisa diselesaikan," ujar dia.

Khusus di Kota Medan, penyelesaian lahan sudah dilakukan dengan baik terutama untuk lahan yang dikuasai oleh yang bukan pemilik sertifikat. "Ada kasus, lahan memiliki sertifikat namun diduduki oleh orang lain hingga puluhan tahun. Ini sudah diselesaikan dengan baik, yaitu pemilik sertifikat mendapatkan 30% dari nilai penggantian, sedangkan 70% diberikan kepada yang menduduki," ujarnya.

Selain Trans-Sumatera sepanjang 2.900 km dari Lampung-Banda Aceh da tol Trans Jawa sepanjang 660 km, Pemerintah juga akan menyelesaikan secara bertahap pembangunan jalan Trans Papua sepanjang 4.350 km.



Selengkapnya
 
MORE STORIES