JICT Jamin Bongkar Muat Barang Segera Normal i

Aktivitas di kawasan terminal petikemas JICT Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (8/8/2017) siang, berangsur normal setelah dihentikannya aksi mogok kerja Serikat Pekerja JICT

Oleh : Thresa Sandra Desfika / GOR | Kamis, 11 Januari 2018 | 13:43 WIB

JAKARTA - PT Jakarta International Container Terminal (JICT) menjamin layanan bongkar muat dan arus barang di Terminal JICT Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta segera berjalan normal. Sebaliknya perlambatan yang saat ini terjadi bersifat sementara karena adanya pergantian penyuplai rubber tired gantry crane (RTGC) di Terminal JICT kepada PT Multi Tally Indonesia (MTI) mulai 1 Januari 2018.

Menurut Wakil Direktur Utama PT JICT Riza Erivan, pergantian penyuplai RTGC merupakan langkah strategis yang dilakukan perusahaan untuk meningkatkan kualitas layanan kepada para pelanggan. Penetapan MTI juga telah melalui proses lelang terbuka dan sesuai standar kerja JICT.

"Kepada para pelanggan kami mohon maaf jika masih terjadi sedikit perlambatan dalam layanan di JICT. Perubahan vendor ini diperlukan untuk meningkatkan kualitas layanan JICT agar memberikan manfaat yang optimal kepada pelanggan," kata Riza dalam pernyataan resminya di Jakarta, Rabu (10/1).

Riza menegaskan, JICT terus berkoordinasi dengan MTI agar secepatnya melakukan perbaikan sehingga kualitas layanan terus meningkat. JICT percaya bahwa MTI sebagai perusahaan jasa outsourcing juga akan terus meningkatkan kualitasnya.

Menurut Riza, JICT telah beberapa kali melakukan pergantian penyuplai RTGC. Di awal pergantian, vendor yang baru cenderung melakukan penyesuaian dengan sistem dan ritme kerja di JICT. Apalagi sejak akhir 2017 hingga menjelang Imlek tahun ini, volume petikemas di Terminal JICT meningkat signifikan.

"Pemilihan MTI telah melalui proses yang matang dan mempertimbangkan banyak hal. Kami yakin bahwa layanan kepada pelanggan akan secepatnya berjalan normal kembali," tegas Riza.

Sementara itu, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) juga senantiasa memastikan kelancaran arus barang baik ekspor dan impor melalui Pelabuhan Tanjung Priok.

"Saya memastikan arus barang di Pelabuhan Tanjung Priok tetap berjalan dengan baik meskipun manajemen JICT sedang terjadi peralihan tenaga outsourcing operator alat bongkar muat jenis RTGC di terminal JICT dari sebelumnya dipegang oleh PT Empco Logistic menjadi PT Multi Tally Indonesia (MTI)," papar Kepala Kantor Otoritas Pelabuhan Utama Tanjung Priok Arif Toha belum lama ini.

Menurut dia, peralihan tenaga outsourcing operator tersebut disebabkan masa kontrak PT Empco Logistic dengan JICT telah habis di Desember 2017 sehingga manajemen JICT membuka lelang yang dimenangkan PT MTI.

"Proses tendernya berjalan lancar dan transparan yang menunjuk PT MTI sebagai pemenang. Ini murni business to business dan pemerintah tidak mencampuri urusan internal JICT," ujar Arif Toha.

Dia juga menyebutkan bahwa manajemen JICT telah menyampaikan permohonan maaf atas terjadinya kelambatan sementara terhadap produktifitas kegiatan bongkar muat peti kemas di terminal karena ada penyesuaian petugas operator peralatan bongkar muat pada awal tahun ini.



Selengkapnya
 
MORE STORIES