2018, Aetra Air Jakarta Fokus Tingkatkan Pelayanan i

Ilustrasi

Oleh : Imam Suhartadi / GOR | Rabu, 31 Januari 2018 | 10:05 WIB

JAKARTA – PT Aetra Air Jakarta akan fokus pada peningkatan pelayanan dan kepuasan pelanggan tahun ini. Hal itu menyusul parameter perolehan Customer Satisfaction Index tahun 2017 pada angka 83,92 poin atau masuk dalam kategori sangat memuaskan.

Presiden Direktur Aetra Air Jakarta Muhammad Selim mengatakan, hal tersebut adalah pencapaian yang luar biasa khususnya bagi pelayanan pelanggan di timur Jakarta. Sebagai mitra operasi PAM JAYA, menurut dia, keberhasilan Aetra diukur oleh seberapa besar memberikan kepuasan pelanggan.

“Pelayanan menjadi hal mutlak yang harus dipenuhi oleh Aetra, sehingga komitmen pencapaian kepuasan pelanggan menjadi target utama perusahaan dan target dari rencana bisnis ke depan,” kata Selim dalam penjelasan resminya di Jakarta, Selasa (30/1).

Dia menegaskan, untuk mengetahui tingkat kepuasan pelanggan, setiap tahun Aetra secara rutin melakukan survei kepuasan pelanggan, yang dilakukan oleh lembaga survey independen.

Selain sebagai target perusahaan, survei tersebut bertujuan untuk melihat dampak dari layanan dan ekspektasi pelanggan yang belum terpenuhi. Ini menjadi dasar perbaikan layanan ke depan.

Poin perolehan hasil survei kepuasan pelanggan yang di atas angka 80 poin atau termasuk dalam kategori memuaskan, telah dicapai Aetra sejak tahun 2015. Secara rinci, tren perolehannya pada 2015 sebesar 80,64 poin, tahun 2016 sebesar 82,11 poin, dan tahun 2017 sebesar 83,92 poin. Pencapaian tren angka kepuasan pelanggan yang terus meningkat diupayakan dengan inovasi dan perbaikan di semua aspek, baik pada sisi peningkatan jaringan maupun peningkatan pelayanan pelanggan.

Dari sisi peningkatan jaringan, Aetra berhasil meningkatkan ketersediaan suplai air kepada pelanggan dengan merubah sistem pasokan dari based on demand menjadi based on pressure, sehingga dengan perubahan ini pelanggan akan terpuaskan dengan pemenuhan air. Sebab, tekanan air yang diterima pelanggan cukup tinggi.

Lebih lanjut Selim menjelaskan, dari sisi pelanggan, Aetra berkomitmen menerapkan Standard Operation Procedure (SOP) dan Service Level Agreement (SLA), sehingga keluhan pelanggan tertangani dengan cepat. Komitmen mengutamakan pelanggan tertuang dalam misi perusahaan, yaitu “Memenuhi kebutuhan air minum pelanggan melalui pelayanan prima”.

Namun, memaksimalkan pelayanan bukan berarti tanpa tantangan, tantangan terberat Aetra adalah masih banyaknya pelanggan yang masih menggunakan air perpipaan hanya sebagai cadangan, sehingga untuk pemenuhan kebutuhan air bersihnya masih juga menggunakan air tanah.

“Untuk menjawab tantangan itu semua, diperlukan adanya edukasi, kampanye, serta sosialisasi yang terus menerus kepada masyarakat dari tingkat kelurahan sampai tingkat RT/ RW di area-area yang kualitas air tanahnya masih bagus,” ujar dia.

Adapun edukasi penggunaan air tanah sebagai cadangan sejalan dengan Surat Edaran (SE) Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 37/SE/2011. Meski demikian, sepanjang 2017, Aetra telah berhasil melakukan penambahan sambungan baru sebanyak 9.665 pelanggan. Dengan dua instalasi yang dimiliki Aetra dan berkapasitas 10 ribu liter per detik, kondisi ini mampu memenuhi kebutuhan air untuk hampir 450 ribu pelanggan.

Keterjaminan kuantitas, kualitas, dan kontinuitas air baku juga mengalami peningkatan yang cukup signifikan. Sejak 2015, Kementrian Pekerjaan Umum melalui Balai Besar Ciliwung Cisadane (BBWSCC) membangun Siphon Bekasi. Siphon berfungsi untuk memisahkan air sungai Bekasi yang banyak polutan dengan air dari waduk Jatiluhur yang masih bersih. Kondisi ini sangat signifikan memperbaiki kualitas air.



Selengkapnya
 
MORE STORIES