2017, Serapan Anggaran PUPR Capai 91% i

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono.

Oleh : Eko Adityo / GOR | Minggu, 4 Februari 2018 | 16:20 WIB

JAKARTA – Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menyatakan realisasi anggaran tahun 2017 sebesar 91,24% dari total pagu Rp 106,25 triliun. Adapun realisasi pengerjaan konstruksi fisik sebesar 93,66%.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengatakan bahwa realisasi fisik dan serapan anggaran di bawah 100% bukan berarti pekerjaan belum selesai.

“Seluruh pekerjaan yang telah terkontrak sudah selesai. Namun demikian masih terdapat pekerjaan yang tertunda pembangunannya seperti pembangunan 3 bendungan. Penyebab lainnya adalah adanya anggaran lahan tidak terserap terkendala pembebasan lahan, sisa lelang sebagai efisiensi, penundaan penggunaan pinjaman luar negeri dan gagal lelang,” kata Basuki di Jakarta, belum lama ini.

Mengenai tiga bendungan yang tertunda pembangunannya yakni Sidan di Bali, Bener di Jawa Tengah, dan Tigadihaji di Sumatera Selatan, Menteri Basuki menjelaskan bahwa dirinya meminta untuk dilakukan value engineering oleh Komisi Keamanan Bendungan bekerjasama dengan pihak Jepang untuk mengetahui biaya pembangunan yang paling efisien.

Ketiga bendungan tersebut akan dibangun pada triwulan pertama tahun 2018. Secara rinci capaian tahun 2017 yakni dalam rangka kelancaran konektivitas dari target pembangunan jalan sepanjang 778 km tercapai 712 km, pembangunan jembatan dari target 8.648 m tercapai 9.473 m termasuk 14 unit jembatan gantung, dan jalan tol dari target beroperasi 392 km tercapai 156,6 km.

“Beberapa jalan tol yang sudah rampung tertunda peresmiannya di bulan Januari dan Februari 2018. Sumber pendanaan dari 156,6 km jalan tol yang beroperasi tahun 2017, sepanjang 20,5 km dari APBN dan 135,1 km dari non APBN,” jelas Basuki.

Untuk mendukung ketahanan air dan pangan nasional, dari target pembangunan bendungan sebanyak 39 bendungan, 36 bendungan diantaranya sudah dimulai dan dalam tahap konstruksi.

Untuk air baku dari target 4,45 m3/detik tercapai 4,34 m3/detik, dari target embung 114 buah tercapai 117 buah, dari target sarana prasarana pengendalai banjir dan lahar 28 buah tercapai 29 buah, dari target jaringan irigasi 77.126 hektare (ha) tercapai 225.993 ha yang terdiri dari irigasi pusat 61.498 ha dan daerah 164.495 ha, dan dari target jaringan irigasi tambak 1.750 ha tercapai 1.750 ha.

Infrastruktur permukiman, dari target pembangunan SPAM (Sistem Penyediaan Air Minum) 4.997 liter/detik tercapai 4.832 liter/detik, dari target penanganan kawasan kumuh 1.058 hektar tercapai 5.961 hektar, dan dari target sanitasi persampahan 2,8 juta kepala keluarga (KK) tercapai 2,6 juta KK.

Sektor perumahan, Kementerian PUPR telah membangun rumah susun, rumah khusus, rumah swadaya, dan dukungan pembiayaan. Target Rusun 13.253 unit tercapai 13.251 unit, target rumah khusus 5.038 unit tercapai 5.047 unit, target rumah swadaya 110.000 tercapai 112.732 unit dan target dukungan pembiayaan melalui FLPP (Fasilitas LIkuiditas Pembiayaan Perumahan) dan Subsidi Selisih Bunga dan Subsidi Bantuan Uang Muka dapat membiayai 609.623 unit tercapai 461.689.



Selengkapnya
 
MORE STORIES