Pemerintah Akan Tetapkan 3 Pelabuhan Hub di Banten i

Menkopolhukam Luhut Binsar Pandjaitan.

Oleh : Thresa Sandra Desfika / GOR | Selasa, 6 Maret 2018 | 16:06 WIB

BEKASI - Pemerintah berencana menetapkan tiga pelabuhan di Banten sebagai hub yang melayani bongkar muat kontainer dari dan ke kawasan industri di sekitar Banten. Adapun tiga pelabuhan yang dimaksud adalah Pelabuhan Merak Mas, Cigading, dan Ciwandan.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan, apabila itu terealisasi, arus barang dari dan ke kawasan industri itu tidak perlu lagi melalui Pelabuhan Tanjung Priok Jakarta. Hal itu diharapkan dapat mengurangi kemacetan lalu lintas di sekitar Ibu Kota.

"Kami pikirkan pelabuhan di Banten itu dibuka juga, sehingga industri di Banten itu tidak perlu lagi ke Priok. Jadi, langsung ke pelabuhannya di daerah Banten sana. Ada tiga pelabuhan itu," ungkap dia di Bekasi, Senin (5/3).

Selain itu, tambah Luhut, pemerintah tengah menyiapkan Pelabuhan Patimban, Subang (Jawa Barat), yang rencananya mulai beroperasi pada tahun depan. Pelabuhan ini pun diproyeksikan mengurangi kepadatan truk pengangkut kontainer dari dan ke Pelabuhan Tanjung Priok.

"Jadi nanti ada Banten, ada Priok, ada Patimban. sehingga tidak menimbulkan kemacetan. Karena kemacetan itu menimbulkan high cost juga. Sangat high cost," terang Luhut.

Sebelumnya, Deputi II Bidang Koordinasi Sumber Daya Alam dan Jasa Kementerian Koordinator Bidang Maritim Agung Kuswandono menerangkan, selama ini pelabuhan di Banten hanya dimanfaatkan untuk kargo curah cair dan kering. Padahal di sana terdapat fasilitas yang bisa digunakan untuk melayani kapal kontainer. Kedalaman kolamnya memungkinkan untuk dilalui kapal-kapal besar.

Sementara itu, Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi mengutarakan, pada saat Pelabuhan Patimban beroperasi, arus truk kontainer akan tersebar sehingga tidak hanya terpaku pada satu titik, yakni Pelabuhan Tanjung Priok. "Pasti sebagian kendaraan akan ke Patimban," imbuh Menhub.

Dia sempat menyampaikan, pelaksanaan groundbreaking pembangunan Pelabuhan Patimban ditargetkan pada April 2018. Kemenhub kini masih dalam proses seleksi pemilihan kontraktor. "Kami sedang finalisasi (pelelangan kontraktor). Yang berpartipasi sudah masuk semua penawarannya. Mungkin kami finalisasi pada Maret ini dan April baru dimulai pengerjaannya," ungkap dia.

Lebih lanjut, pemerintah akan melakukan lelang untuk memilih operator Pelabuhan Patimban pada Mei atau Juni 2018 mendatang. Budi mengungkapkan, operator Patimban yang dicari haruslah gabungan antara badan usaha Indonesia dan Jepang.



Selengkapnya
 
MORE STORIES