Operasional 12 Maskapai Asing Telah Pindah ke Terminal 3 Soetta i

Suasana apron pesawat di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten.

Oleh : Thresa Sandra Desfika / GOR | Rabu, 14 Maret 2018 | 04:04 WIB

JAKARTA -- PT Angkasa Pura (AP) II menyatakan operasional penerbangan internasional dari 12 maskapai asing telah pindah ke Terminal 3 Bandara Soekarno- Hatta (Soetta). Hal tersebut menyusul maskapai Fly Scoot Tiger Air yang mengalihkan operasionalnya dari Terminal 2 ke Terminal 3 mulai hari ini (Rabu, 14/3).

Selain Scoot Tiger Air, maskapai yang lebih dulu menjalankan penerbangan internasionalnya melalui Terminal 3 adalah Garuda Indonesia, Saudi Arabian, Vietnam Airlines, Korean Airlines, Xiamen Air, China Airlines, China Southern, Air Asia, Air Asia Indonesia, Air Asia Extra Internasional, dan Korean Air.

Adapun penerbangan domestik yang dilayani melalui terminal ini hanyalah yang dioperasikan oleh Garuda Indonesia. “Kami terus berkomitmen untuk turut membangun jaringan maskapai dengan layanan yang prima. Kami akan mendukung secara penuh terkait perpindahan Fly Scoot Tiger Air,” kata Executive General Manager Bandara Soekarno-Hatta M Suriawan Wakan dalam pernyataan resminya, Selasa (13/3).

Menurut Wakan, Fly Scoot Tiger saat ini menggunakan dua tipe pesawat Airbus yakni A319 dan A320. Tetapi untuk penerbangan 14 Maret 2018, maskapai tersebut direncanakan menggunakan A320 dengan rute Jakarta-Singapura.

Untuk diketahui, Fly Scoot Tiger Air merupakan maskapai berbiaya hemat dan bagian dari Singapore Airlines Group. “Pengguna jasa diharapkan untuk memperhatikan signage dan terminal keberangkatan terkait perpindahan operasional ini. Untuk penggunaan check-in counter, Fly Scoot Tiger Air akan menggunakan konter 11 , 12 , 13 di area D,” ungkapnya.

Sebelumnya, VP Corporate Communications AP II Yado Yarismano menyatakan, pihaknya menargetkan seluruh penerbangan internasional di Bandara Soekarno-Hatta pindah ke Terminal 3 paling lambat pada Juni 2018.

Yado menambahkan, AP II telah menyelesaikan pembangunan Terminal 3. Proses yang sekarang berjalan adalah verifikasi oleh Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan (Kemenhub) yang ditargetkan rampung pada semester I-2018. Terminal 3 disiapkan dengan kapasitas 25 juta penumpang per tahun. Luas terminal ini 43.000 meter persegi (m2) dengan panjang mencapai 2,4 kilometer (km).

AP II menggelontorkan uang hampir Rp 7 triliun untuk menuntaskan terminal ini. Lebih lanjut, AP II menargetkan revitalisasi Terminal 1 dan 2 Bandara Soekarno-Hatta dimulai pada tahun ini. Setelah selesai, total kapasitas kedua terminal akan meningkat dari 18 juta menjadi 36 juta penumpang per tahun.

Direktur Utama AP II Muhammad Awaluddin baru-baru ini mengatakan, kapasitas kedua terminal sudah saatnya ditambah demi mengakomodasi lonjakan permintaan penumpang angkutan udara. Terminal 1 sudah beroperasi sejak 1985 dan Terminal mulai beroperasi pada 1992.

Saat ini kapasitas masing-masing Terminal 1 dan 2 adalah 9 juta penumpang per tahun dan setelah revitalisasi kapasitas setiap terminalnya menjadi 18 juta orang per tahun.

“Proses revitalisasi di setiap terminalnya tidak menutup layanan yang ada. Terminal tetap beroperasi karena proses revitalisasi dikerjakan sebagian-sebagian. Kami juga tidak akan mengubah bentuk dasar bangunan terminal karena yang kami lakukan adalah menambah kapasitasnya,” papar Awaluddin.



Selengkapnya
 
MORE STORIES