Mei, Sistem Ganjil Genap Diterapkan di Tol Tangerang i

Ilustrasi jalan tol.

Oleh : Thresa Sandra Desfika / GOR | Kamis, 5 April 2018 | 15:16 WIB

SUKABUMI - Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi memperkirakan pelaksanaan sistem ganjil-genap mobil pribadi di Tol Jakarta- Tangerang dimulai pada Mei 2018. Saat ini Kemenhub masih mengkaji kebijakan tersebut bersama para pihak terkait.

"Saya minta cepat (pelaksanaan ganjil-genap di Tol Tangerang) kalau bisa dua minggu, tapi mungkin sebulan lah ya. Saya tidak mau ada keputusan tiba-tiba ada di- challenge masyarakat. Tidak menguntungkan masyarakat," ungkap Budi di Sukabumi, Jawa Barat pada Rabu (4/4).

Menurut dia, potensi penolakan masyarakat terhadap kebijakan ganjil-genap di Tol Jakarta-Tangerang lebih besar dibandingkan di Tol Jakarta- Cikampek, yakni di pintu tol Bekasi yang sudah diterapkan sistem ganjil-genap lebih dulu. Pasalnya, jalur alternative di sekitar Tol Tangerang masih terbatas jumlahnya.

"Kalau di Bekasi langsung ada jalur alternatif. Kalau di sana itu (Tol Tangerang) semua harus masuk ke Daan Mogot. Nah, kalau orang Tangerang masuk Daan Mogot, oke. Tapi orang dari BSD (Bumi Serpong Damai) lewat mana?" lanjut Budi.

Karenanya, terang Budi, penentuan pintu tol menjadi hal signifikan agar kebijakan ganjilgenap tidak malah membebani masyarakat. Budi mengatakan, ada dua opsi pintu tol yang bisa diterapkan sistem ganjil-genap di Tol Tangerang, yakni pintu tol Tangerang dan pintu tol Karang Tengah Barat.

"Ada kecenderungan dari hitung-hitungan mestinya Karang Tengah (yang diterapkan ganjil-genap). Kalau Karang Tengah, enggak masalah karena mereka bisa ada jalan banyak," ucap Budi.

Budi menuturkan, sebelum kebijakan ganjil-genap diterapkan di Tol Jakarta Tangerang, pihaknya akan melakukan sosialisasi terlebih dulu.

Selain itu, Budi mengatakan, pihaknya berencana menerapkan lajur khusus bus di ruas Tol Bogor menuju Jakarta. Hal tersebut bertujuan mengurangi kepadatan lalu lintas dan menarik minat pengguna kendaraan pribadi beralih ke angkutan umum karena dengan lajur khusus dijamin waktu tempuh bus lebih cepat.

Kendati demikian, Menhub belum dapat memastikan pemberlakuan lajur khusus bus di Tol Bogor tersebut lantaran masih dalam tahap pembahasan.



Selengkapnya
 
MORE STORIES