Tol Cisumdawu Seksi I-II Diprediksi Rampung Akhir 2019 i

konstruksi jalan tol cisumdawu

Oleh : Eko Adityo / GOR | Jumat, 27 April 2018 | 15:49 WIB

SUMEDANG - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) menargetkan konstruksi tol Cileunyi-Sumedang-Dawuan (Cisumdawu) seksi I dan II yang menjadi porsi pemerintah dapat selesai pada akhir 2019.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono mengungkapkan, pihaknya saat ini terus berupaya memenuhi target tersebut.

"Total panjang jalan tol ini mencapai 61,675 kilometer (km). Sekitar 28,50 km di seksi I dan II dikerjakan pemerintah, dan ditargetkan selesai akhir 2019," papar dia saat meninjau progres pembangunan tol tersebut di Sumedang, Jawa Barat, Kamis (26/4).

Basuki mengatakan, pihaknya telah menyelesaikan pembangunan seksi II fase I ruas Rancakalong-Ciherang sepanjang 6,35 km dengan nilai pinjaman dari pemerintah Tiongkok sebesar Rp 1,1 triliun. Sementara seksi II fase II ruas Ciherang-Sumedang sepanjang 10,7 km sebesar Rp 3,4 triliun sedang tahap konstruksi.

Di seksi II fase II, sambungnya, juga tengah dikonstruksi terowongan (tunnel) sepanjang 472 m berdiamater 14 meter yang berada di Desa Cilengser. Saat ini sudah berhasil menembus sepanjang 372 meter di sisi kiri dan sekitar 290 meter untuk sisi kanan. "Untuk terowongan sisi kiri diharapkan tembus pada Agustus 2018, sedangkan sisi kanan pada akhir 2018," ujar Basuki.

Di tempat yang sama, Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Tol Cisumdawu Seksi II Fase II Yusrizal Kurniawan menambahkan, hingga saat ini lahan yang telah dibebaskan di seksi II fase II mencapai 83,56%, sedangkan di seksi I baru 37,43%. "Lahan di fase II ditargetkam tuntas pertengahan tahun ini," ujar dia.

Tol Cisumdawu yang memiliki total panjang 61,6 km merupakan salah satu proyek strategis nasional (PSN) Pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla yang ditargetkan rampung seluruhnya pada 2019. Tol ini akan menghubungkan kawasan strategis nasional Cekungan Bandung dengan Bandara Internasional Jawa Barat di Kertajati serta membantu mengurangi kemacetan di Jalan Cadas Pangeran.

Pembangunannya terbagi menjadi enam seksi. Seksi I dan II menjadi porsi pemerintah yang pendanaannya menggunakan pinjaman dari Pemerintah China. Hal ini dilakukan sebagai bagian dari viability gap fund (VGF) untuk meningkatkan kelayakan investasi tol tersebut. Sedangkan untuk seksi III-IV dibangun melalui investasi Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) yakni PT Citra Karya Jabar Tol. Investasi BUJT yang dikeluarkan untuk pembangunan tol ini sekitar Rp 8,4 triliun.

Direktur Utama PT Citra Karya Jabar Tol Bagus Medi Suarsa mengungkapkan, badan usaha ini akan mengerjakan konstruksi tol Cisumdawu seksi III Sumedang-Cimalaka (3,75 km), seksi IV Cimalaka-Legok (8,20 km), seksi V Legok-Ujung Jaya (16,42 km), dan seksi VI Ujung Jaya-Dawuan (4,23 km). "Total panjangnya sampai 32,60 km," ujar dia.



Selengkapnya
 
MORE STORIES