Cermati SMGR, TLKM, ASGR, INAF, dan ULTJ i

Ilustrasi

Oleh : / GOR | Senin, 16 April 2018 | 07:55 WIB

PT Reliance Securities Indonesia menyebutkan indeks harga saham gabungan (IHSG) berpotensi terkonsolidasi melemah pada perdagangan saham awal pekan ini.

Pergerakan indeks diperkirakan berada dalam kisaran 6.240-6.300. Indeks akan bergerak dipengaruhi sejumlah sentiment dari luar negeri, rilis data tingkat penjualan ritel dan kinerja manufacturing Amerika Serikat (AS).

Secara teknikal, IHSG melanjutkan pelemahan dengan break out support MA5 setelah pulledback resistance target wedge pattern. Target pelemahan selanjutnya menguji support MA20 dilevel 6.240. Indikator Stochastic mengindikasikan IHSG kembali koreksi menguji support MA20 dengan pola dead-cross yang terbentuk pada area jenuh beli.

Walau demikian, peluang rebound IHSG tetap terbuka dengan saham-saham yang layak untuk dicermati SMGR, TLKM, ASGR, INAF, dan ULTJ.

Sedangkan, indeks akhir pekan lalu didutup terkoreksi 40,47 poin IHSG (-0,64%) menuju level 6.270,33 dengan nilai penjualan bersih (net selling) investor asing mencapai Rp 620,72 miliar.

Penurunan indeks ini berbanding terbalik dengan sentimen positif terkait kenaikan peringkat utang Indonesia dari Baa3 menjadi Baa2 dari Moody’s Investor Service. Indeks bursa Asia ditutup bervariasi, seperti indeks Nikkei (+0,55%), TOPIX (+0.63%) dan KOSPI (+0.51%) menguat sedangkan HangSeng (-0.07%) dan CSI (-0.71%) ditutup melemah.

Data Aktivitas ekspor di Tiongkok negatif -2,7% dari sebelumnya 44,5%, sehingga terjadi deficit pada neraca perdagangan sebesar $4,98 Miliar. Investor mencermati dampak ditengah perlambatan export China dan Protektif perdagangan di AS.



Selengkapnya
 
MORE STORIES