Pengembang Berharap Penataan Infrastruktur Medan i

Proyek properti di Medan, Sumatera Utara.

Oleh : Edo Rusyanto / EDO | Senin, 12 Maret 2018 | 12:11 WIB
Kategori :

 

Jakarta – Penataan infrastruktur Kota Medan, Sumatera Utara (Sumut) dibutuhkan untuk memikat investor. Beberapa bidang seperti sistem jaringan jalan, drainase, transportasi, dan ruang hijau termasuk cakupan infrastruktur yang menjadi skala prioritas untuk didahulukan.

Menurut Assistant Vice President (AVP) Strategic Marketing PT Agung Podomoro Land Tbk (APL), Agung Wirajaya, dibutuhkan penataan infrastruktur yang baik sebagai penunjang calon investor masuk ke Sumut, khususnya Kota Medan. Apalagi secara kewilayahan, potensi Medan sangat besar, mengingat kota ini merupakan pintu gerbang perekonomian Indonesia bagian barat.

“Namun tentu (penataan infrastruktur) harus dilakukan bertahap,” ungkap Agung, dalam publikasinya, di Jakarta, Minggu (11/3).

Terlebih, tambah Agung, rencana Pemerintah Kota (Pemkot) Medan untuk memiliki moda transportasi kereta api ringan (light rail transit/LRT) di Medan semakin menuju kenyataan. Nantinya, LRT Medan akan dibangun satu paket dengan pembangunan bus rapid transportation (BRT) Medan.

“Kedua moda transportasi itu akan saling terintegrasi dan menjadi kebutuhan yang cukup mendesak bagi kelancaran konektivitas transportasi di ibu kota Provinsi Sumatera Utara itu,” ujar Agung.

 

Dorong Pembangunan

Sementara itu, untuk terus mendorong upaya Pemkot Medan dalam membangun Kota Medan, APL mengembangkan Podomoro City Deli Medan (PCDM). Proyek itu menghadirkan properti terpadu satu atap mencakup mal, hotel, dan apartemen. Berdiri di atas lahan seluas 5,2 hektare (ha), PCDM merupakan kawasan terintegrasi yang terdiri atas dua tower Tribeca Condominium, dua tower Premium Apartment, dan tiga tower Exclusive Apartment.

Menempati bekas lahan Deli Plaza Medan, kata Agung, superblok PCDM berada di lokasi yang sangat strategis, terletak di Jalan Puteri Hijau dan Jalan Guru Patimpus, yang merupakan kawasan central bussines district (CBD) Medan.

AVP Marketing Podomoro City Deli Medan, Yenti Lokat, menambahkan, walaupun konsep hunian apartemen memang dikenal masih baru di Medan, animo masyarakat memiliki hunian sangat tinggi. Peminatnya tidak hanya berasal dari Medan dan kawasan sekitarnya, tetapi juga dari wilayah lain di Indonesia. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 800 jutaan per unit.
“Sembilan puluh persen lebih dari jumlah apartemen yang tersedia sudah laku terjual. Animo warga Medan khususnya para pengusaha, terbukti memang cukup besar saat menanamkan investasinya di Podomoro City Deli yang letaknya di bilangan pusat kota,” kata dia.
Selain itu, PCDM juga menawarkan ruang perkantoran (office space) dengan ukuran mulai dari 111 meter persegi (m2) hingga 2.000 m2. APL menawarka kemudahan cara bayar, yaitu cicilan 48x tanpa bunga.
“Office tower ini akan menjadi satu satu nya office tower yang bergengsi dengan premium grade A serta bersertifikat strata title,” ujar Yenti.

Superblok PCDM, kata dia, hadir sebagai pelopor superblok kelas internasional di Medan. “Podomoro City di Medan menjadi ikon baru, sambutan masyarakat juga sangat baik,” kata dia.



Selengkapnya
 
MORE STORIES