Bekasi Fajar Kaji Penambahan Kawasan Industri i

PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk

Oleh : / GOR | Selasa, 20 Maret 2018 | 17:31 WIB

JAKARTA- PT Bekasi Fajar Industrial Estate Tbk pengelola kawasan industri MM2100, Cibitung, Jawa Barat mengkaji penambahan kawasan industri baru. Di sisi lain, perusahaan itu menargetkan peningkatan penjualan lahan tahun 2018 sebesar 15% dibandingkan 2017. Penjualan lahan itu setara dengan raihan sekitar Rp 1,15 triliun.

“Kami sedang melakukan kajian untuk membuka kawasan industri baru,” jelas Direktur Utama PT Bekasi Fajar Industrial Estate, Yoshihiro Tobi, kepada Investor Daily, di Jakarta, belum lama ini.

Kini, jelas dia, mengantongi izin dari pemerintah untuk mengembangkan kawasan industri seluas 2.300 hektare (ha). Harga lahan di kawasan industri itu berksiar Rp 2,8 juta sampai dengan Rp 3,2 juta per meter persegi.

Sementara itu, kata Yoshihiro, tahun 2018, pihaknya menargetkan peningkatan penjualan lahan di MM2100 sekitar 15% dibandingkan setahun sebelumnya dengan nilai sekitar Rp 1,15 triliun. Tahun 2017, target perseroan berkisar 30-40 ha. Namun, realisasi tahun itu sebesar 42 ha. Torehan 2017 lebih tinggi dibandingkan target 2016 yang berkisar 25-30 ha.

“Tahun ini, penjualan lahan kawasan industri MM2100 kami targetkan berkisar 45 sampai 50 hektare. Ada kenaikan tipis dibanding setahun sebelumnya,” ujarnya.

Menurut dia, di tengah tahun politik, tetapi dengan ekonomi yang kuat, kini merupakan waktu yang tepat untuk membangun kawasan industri karena saat beroperasi dua tahun kemudian, ekonomi sudah berjalan. Bekasi Fajar optimistis kawasan industri MM200 masih menjadi salah satu lokasi terbaik untuk mengembangkan perusahaan.

“Kawasan industri saat ini sudah mulai membaik, banyak perusahaan perusahaan manufaktur yang membeli lahan dan membangun pabrik di kawasan MM2100. Kedepan kawasan ini masih menjadi salah satu lokasi pavorit bagi perusahaan perusahaan besar yang ingin mengembangkan inudstrinya,” kata dia.

Yoshihiro mengatakan, kawasan industri yang dikelola perseroan memiliki berbagai keunggulan, terutama lokasi yang sangat strategis, serta terdekat dengan pusat bisnis, ekonomi, dan perdagangan di Jakarta. Lalu,tepat di tengah koridor industri antara jalan tol dari arah Jakarta, pelabuhan Tanjung Priok serta beberapa industri di daerah Karawang, Cikarang, dan Bekasi. “Kawasan industri kami akan memiliki akses langsung ke JORR II ketika tol tersebut beroperasi,” kata dia.

Di sisi lain, tambahnya, untuk melengkapi kenyamanan di MM2100 sebagai kawasan industri berkualitas dan terintegrasi, perseroan membuka Enso Hotel dan peluncuran logo dan identitas baru perusahaan.

Adapun Enso hotel menyandang predikat hotel bintang empat yang pertama di dalam Kawasan Industri MM2100. Hotel ini memiliki 192 kamar (Superior and Premier) Lagoon Pool, Functions Room, Enso Cafe dengan pemandangan yang sangat menarik serta menyediakan berbagai fasilitas standar bintang empat.



Selengkapnya
 
MORE STORIES