Granito Bidik Segmen Urban Perkotaan i

Kiri ke Kanan: National Sales Manager PT Granitoguna Building Ceramics Hunawan Hadimargono, Branch Manager untuk Indonesia Timur Cahyadi Saputra, dan Manager Granito Tile Studio (GTS) PT Granitoguna Building Ceramics, Kuntjoro Tjahjosarwono, saat mengamati produk baru ArTile by Granito, di Jakarta (22/3).

Oleh : Edo Rusyanto / GOR | Jumat, 23 Maret 2018 | 15:21 WIB

JAKARTA - PT Granitoguna Building Ceramics (Granito) membidik segmen urban perkotaan untuk produk anyar Artile yang diluncurkan, di Jakarta, Kamis (22/3). Produsen penutup lantai jenis homogenous tile (HT) itu juga fokus menyasar pasar Jawa dan Bali pada semester pertama 2018.

“Saat ini produk Artile sudah siap dipasarkan, untuk semester pertama 2018, kami menyasar wilayah Jawa dan Bali. Lalu barulah pada semester kedua, akan didistribusikan ke wilayah-wilayah lainnya di seluruh Indonesia,” ujar Hunawan Hadimargono, national sales manager PT Granitoguna Building Ceramics, dalam siaran pers di Jakarta, Kamis.

Dia menegaskan, produk Artile menyasar kaum urban yang saat ini masih tinggal di wilayah perkotaan dengan range usia 30-50 tahun. “Mereka termasuk dalam kategori SES B up,” kata dia.

Sementara itu, Marketing Manager PT Granitoguna Building Ceramics, Kuntjoro Tjahjosarwono, mengatakan, Artile merupakan brand yang dinamis, colorful, dan dapat lebih mengekspresikan style. Selain itu, Artile dikembangkan dengan menggunakan teknologi digital print dengan tekstur unpolished sehingga varian warna dan motifnya lebih dinamis.

“Hal ini juga sejalan dengan semakin berkembangnya trend design modern seperti scandinavian, minimalis hingga industrialis dimana penggunaan tile dengan nuansa alami yang bertekstur unpolished semakin banyak digunakan,” ujarnya, dalam siaran pers yang sama.

Dia menambahkan, peluncuran Artile melengkapi merek utama perseroan sebelumnya, yakni Granito TM. Hal itu juga menjadi langkah strategis pada 2018 sekaligus menjawab tuntutan pasar yang terus berkembang seiring perubahan zaman.



Selengkapnya
 
MORE STORIES