Majukan Pendidikan, Pemerintah Dukung Sinergi 10 Institusi Dunia ke Indonesia i

Penandatanganan MoU di bidang pendidikan, kesehatan dan teknologi dihadiri oleh Ketua DPR RI Bambang Soesatyo bersama CEO Lippo Group James T. Riady dan Presiden Lippo Group Theo L. Sambuaga. (Sumber: MEIKARTAFOTO)

Oleh : / GOR | Senin, 26 Maret 2018 | 08:31 WIB

JAKARTA – Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI Bambang Soesatyo mengatakan pemerintah akan bekerjasama dengan sektor swasta untuk memajukan dunia pendidikan. Hal ini dilakukan karena percepatan pembangunan, pertumbuhan ekonomi, penciptaan lapangan pekerjaan dan peningkatan daya saing sosial bersumber dari pendidikan yang maju.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan sebagai langkah memajukan pendidikan nasional, pemerintah pusat bersama DPR telah mengalokasikan dana pendidikan sebesar 20% dari Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN). Dana sebesar Rp 444 triliun disebar ke-20 kementrian yang memiliki peran memajukan pendidikan nasional.

Namun, hasil yang dicapai masih jauh dari harapan. Oleh karena itu, sinergi sektor pendidikan antara pemerintah dengan sektor swasta akan membuat dobrakan yang luar biasa.

“DPR sebagai lembaga perwakilan rakyat tanpa ragu mendukung segala upaya, semangat dan kreativitas sektor swasta untuk memajukan dunia pendidikan”, kata Bambang Soestayo di hadapan para pemimpin institusi pendidikan tingkat dunia di Hotel Arya Duta Jakarta, baru-baru ini.

Kemajuan pendidikan bangsa salah satunya bisa diraih dengan hadirnya perguruan tinggi dunia di Indonesia. Kesempatan itu semakin dekat dan nyata dengan dilakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Meikarta dengan 10 institusi global ternama dari Eropa, Amerika, hingga Asia.

Dalam beberapa tahun mendatang, 10 institusi global tersebut yang ahli dalam sektor pendidikan, pusat riset, kesehatan dan teknologi akan hadir di Cikarang. Kesepuluh institusi global yang hadir di Meikarta, antara lain Columbia University Medical Centre, University College London, University of Nor th Carolina, Genesis Rehab Services, World Trade Centre, HTC Corporation, China Telecom Global Limited, JM Eagle, Zhong Ying Finance, dan Lausanne Hotel Management Institute.

Menurut Bambang, perguruan tinggi di Indonesia memang sudah banyak. Namun, untuk meningkatkan kualitas pendidikan di tanah air perlu didukung pendidikan yang lebih tinggi.

“Saya yakin kehadiran sejumlah institusi terkemuka ini dengan kekuatan modal, jaringan teknologi, sistem dan pengalaman mereka, akan mendukung pemerintah dalam pembangunan nasional, menciptakan lapangan kerja, serta manfaat bagi masyarakat”, ujar Bambang Soesatyo.

Salah satu institusi global ternama dari Amerika Serikat yang akan segera bergabung ke Meikarta adalah University of North Carolina (UNC). Menurut Executive Director of Go Global UNC, Dr Rick Van Sant, UNC akan menghadirkan program studi terbaik di Meikarta, seperti bisnis, kesehatan, teknologi, hingga kelautan.

Pihak UNC sangat yakin kedepannya kerjasama ini akan lebih menyiapkan para lulusan UNC lebih unggul dan kompetitif bersaing di tingkat global. Sebab, nantinya di Meikarta akan disiapkan pusat riset, pengembangan teknologi, kawasan hunian berskala internasional. (*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES