Kerja Sama Tingkat Global Meikarta Akan Mengintegrasikan Work, Play, and Live i

Meikarta

Oleh : / GOR | Selasa, 27 Maret 2018 | 17:16 WIB

CIKARANG – Indonesia sudah mulai memasuki ekonomi global yang pintar, yang sebelumnya ekonomi sumber daya. Salah satunya karena generasi muda Indonesia kini banyak yang memilih untuk memulai jadi entrepreneur dengan cakupan wilayah Asia.

Mereka banyak menekuni bisnis teknologi kreatif, kuliner, hingga start up. Potensi itulah yang dilihat partner asing memilih Meikarta sebagai satu-satunya pusat kawasan yang mengintegrasikan work, play dan live.

Sejumlah perusahaan telah memiliki rencana pengembangan bisnisnya di Meikarta. Nota kesepahaman antara Lippo Group sebagai pengembang Meikarta dengan mitra global menjadi fase awal untuk terwujudnya kota baru terbaik di Asia Tenggara. Kota di Cikarang ini salah satunya bermitra dengan Rework.

Founder & CEO Rework Vanessa Hendriadi mengatakan perusahaannya akan membangun kantor di Meikarta dengan luas lahan lebih dari 10.000 m2. Pemilihan Meikarta menjadi istimewa karena fasilitas yang disediakan sesuai dengan value perusahaannya yang menunjang kerja dan kehidupan berkualitas.

“Kami sangat tertarik dengan proyek ini karena visi kami re-invent the way people work dan kami mau bekerjasama dengan Meikarta dan Lippo karena memang potensinya sangat besar”, kata Vanessa.

Lebih lanjut, Venessa mengatakan perusahaannya akan membangun produk dan jasa yang membantu kegiatan bekerja dengan jauh lebih menarik. Kerjasama ini mendorong Meikarta di koridor timur Jakarta menjadi pusat bisnis regional. Selain dengan Rework, Meikarta juga telah menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) dengan perusahaan tingkat global, yakni USA Dunham Bush Refrigeration Equipment Inc, Union Space, Shanghai Infin Technology, Eshang Rosewood ESR logistic, Nagase Indonesia, Micro Focus, ACSC & CFLP International Logistic, dan 7.5 Degree.

Presiden Meikarta Ketut Budi Wijaya mengatakan dengan adanya kerja sama ini merupakan bukti respon publik dunia atas kehadiran Meikarta. “Kedepan, selain sebagai kawasan hunian, juga akan menjadi pusat pendidikan dan riset. Apa yang dilakukan Meikarta merupakan langkah awal untuk merealisasikan Meikarta menjadi sebuah kota baru yang modern”, kata Ketut Budi Wijaya.

Pembangunan Meikar ta seluas 22.000.000 m2 tahap pertama sudah dirancang sejak 2014. Pekerjaan fisik sudah mulai sejak Januari 2016 dengan dibangunnya sekaligus sampai 100 gedung pencakar langit setinggi 35 hingga 46 lantai. Total pekerja yang akan mencapai 65.000 orang merupakan penciptaan lapangan kerja tersendiri. (*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES