Hadirkan Kota yang Sejuk, Meikarta Investasi Lebih Besar untuk Area Hijau i

Areal hijau di Meikarta (Sumber: MEIKARTAFOTO)

Oleh : / GOR | Jumat, 13 April 2018 | 02:27 WIB

CIKARANG – Kota Meikarta akan mewujudkan properti yang hijau untuk mencapai kehidupan dengan kualitas yang lebih baik. Kota ini didirikan menjadi jantung perekonomian Indonesia yang memiliki visi membangun pusat pertumbuhan bisnis yang asri. Hal itu seiiring dengan tujuan utama membangun Meikarta sebagai kota baru yang terencana, terpadu dan modern di Cikarang.

Di tengah keterbatasan lahan hijau di perkotaan, Meikarta berani untuk lebih besar menginvestasikan lahannya digunakan untuk area penghijauan. Kondisi ini terbukti dengan hadirnya ruang terbuka hijau Central Park di kawasan Meikarta yang sudah bisa dikunjungi dan digunakan secara gratis oleh masyarakat luas.

Central Park Meikarta merupakan r uang terbuka hijau terbaik di Indonesia karena memiliki luas 100 hektar dengan dilengkapi danau yang cantik. Taman seluas itu didesain sangat indah sehingga selalu diminati masyarakat luas. Ada jalanan utama yang bisa dilintasi kendaraan roda empat. Ada pula jalanan lainnya yang bisa dilalui sepeda, pejalan kaki, karnaval, bahkan kereta kuda.

Central Park Meikarta didesain menjadi taman dimana aneka aktivitas dilakukan. Warga menggunakan fasilitas ini untuk duduk-duduk santai di bangku sambil membaca atau bercengkrama dengan keluarga. Di sudut lain taman Central Park juga disediakan taman bermain anak, kebun binatang mini dan areal olahraga.

Central Park Meikarta mengacu dengan taman yang berada di New York, Amerika Serikat. Menikmati hari di Central Park New York, pengunjung ada yang mengelilingi taman dengan menyewa kuda, sepeda, dan berjalan santai.

Lokasi taman yang berada di pusat bisnis New York, tampilan para pengunjung taman ini juga beragam, mulai yang berdasi, casual, hingga sporty. Taman seluas 843 hektar ini akan menjadi sangat cantik saat musim dingin. Sebab, pemandangan taman urban ini sangat cantik saat ditutupi salju.

Berbeda atmosfer saat mengunjungi taman Namba Parks di Kota Osaka, Jepang. Taman yang berada di tengah kepadatan kota menyuguhkan air terjun buatan, kluster bebatuan hingga taman sayur yang memanjakan mata Anda.

Sementara di Sao Paolo, Brazil, juga terdapat area hijau yang indah. Taman yang bernama Ibirapuera dilengkapi dengan area jalan santai dan jogging. Di sana, suasananya rindang dengan pemandangan museum dan gedung pertunjukan musik. Indikator kota dengan masyarakat yang sehat adalah ketersediaan oksigen yang berlimpah dari area hijau yang memadai di sekitar kawasan. Karena itu, Meikarta tidak hanya membangun ruang terbuka hijau Central Park, namun juga akan menyuguhkan inovasi area hijau ditengah padatnya gedung perkantoran, apartemen dan mall.

Inovasi tersebut berupa taman cantik sepanjang pedestrian kota Meikarta. Nantinya akan hadir bunga dan pepohonan yang rindang.

“Suasana pedestrian di Meikarta dipastikan akan rindang dan nyaman karena pepohonan yang besar didukung dengan bangunan hunian setinggi 40 hingga 50 lantai yang membuat penghuni terhindar dari sinar matahari”, jelas Ferry Thahir, Chief Marketing Officer Meikarta.

Taman Central Park Meikarta nantinya akan berdampingan dengan pusat bisnis CBD Meikarta, hunian apar temen, gedung kesenian, hingga kawasan pendidikan berskala internasional. Untuk menuju beragam kawasan tersebut hanya selangkah dari Central Park.

Sebuah konsep pembangungan yang spektakuler yang akan meningkatkan nilai investasi hunian Anda. Meikarta memang dikembangkan menjadi kawasan terpadu yang lokasinya sangat strategis, terkonekasi dengan sistem transportasi massal,tersedia jaringan infrastruktur memadai seperti jalan, listrik dan air bersih.

Masyarakat Indonesia juga membutuhkan taman–taman yang indah skala internasional. Taman-taman terbaik di dunia tersebut kini dihadirkan di Meikarta untuk memberikan nuansa kesejukan memiliki hunian di Cikarang. Rasa lelah pun tak dirasa karena terbayar dengan pemandangan dan suasana yang indah tinggal di Kota Meikarta. (*)



Selengkapnya
 
MORE STORIES