WSBP Siap Sokong Penyelesaian Proyek Infrastruktur Strategis 2018 i

Salah satu proyek jalan tol PT Waskita Beton Precast Tbk.

Oleh : Mashud Toarik / MT | Senin, 16 April 2018 | 16:18 WIB

Jakarta - Produsen precast & readymix, PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP) berkomitmen untuk memenuhi kebutuhan precast & readymix di berbagai proyek baik jalan tol, jembatan, gedung bertingkat, pelabuhan hingga revitalisasi sungai di tahun 2018.

Proyek-proyek dimaksud antara lain penyelesaian proyek Jalan Tol Bekasi-Cawang-Kampung Melayu (Becakayu) dan proyek LRT Palembang yang sudah mencapai 90%. Penyelesaian Jalan Tol Solo-Kertosono, proyek Jalan Tol Pejagan-Pemalang Seksi 3, dan proyek Jalan Tol Pemalang-Batang yang sudah mencapai sekitar 50% hingga 80%.

Kemudian, perusahaan juga mengejar penyelesaian sejumlah proyek lainnya, antara lain proyek Jalan Tol Jakarta-Cikampek Elevated, proyek Jalan Tol Batang-Semarang, proyek Jalan Tol Legundi-Bunder, proyek Jalan Tol Cimanggis-Cibitung (CCTW) I & II, dan proyek Jalan Tol Bogor-Ciawi-Sukabumi (Bocimi), proyek Jalan Tol Pejagan-Pemalang Seksi 4, dan proyek Jalan Tol Solo-Boyolali.

Jarot Subana, Direktur Utama PT Waskita Beton Precast Tbk menyatakan bahwa dengan penyelesaian sejumlah proyek jalan tol tersebut diharapkan dapat mempermudah akses bagi masyarakat dan proses pengiriman barang melalui jalan tol.

“Seperti Jalan Tol di sepanjang Pantura dan jalan tol Solo Kertosono kami targetkan dapat segera selesai, sehingga dapat memperlancar arus mudik tahun ini,” tambah Jarot di Jakarta, Senin, (16/4).

Per Maret 2018, WSBP berhasil mendapat nilai kontrak baru sebesar Rp 2,12 triliun. Dengan total target kontrak baru tahun 2018 adalah sebesar Rp 11,52 triliun. Angka ini meningkat dibandingkan pencapaian kontrak baru tahun lalu sebesar Rp 11,03 triliun.

Adapun kontrak baru ini berasal dari proyek Jalan Tol Semarang-Batang, proyek Jalan Tol Legundi-Bunder Seksi II, proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing, proyek Jalan Tol Terbanggi Besar-Kayu Agung, dan proyek Jalan Tol Kunciran-Parigi.

Sehingga total nilai kontrak dikelola per Triwulan I 2018 mencapai Rp 16,25 triliun. Adapun kontrak baru ini berasal dari sejumlah proyek besar antara lain proyek Jalan Tol Cibitung-Cilincing, proyek Jalan Tol Tebing Tinggi-Kuala Tanjung, dan proyek Jalan Tol Kraksaan-Probolinggo.

Kemudian hingga per akhir Maret 2018, WSBP memperoleh total penerimaan termin sebesar Rp 3,22 triliun. Penerimaan pembayaran termin ini berasal dari sebagian proyek turnkey Tol Becakayu dan sejumlah proyek non turnkey, seperti proyek Jalan Tol Pejagan-Pemalang-Batang-Semarang, proyek Jalan Pematang Panggang-Kayu Agung, dan proyek Jalan Depok-Antasari, dan sejumlah proyek dengan skala yang lebih kecil lainnya.

Pengerjaan proyek-proyek tersebut semakin didukung oleh 3 sertifikasi sistem manajemen terintegrasi yang diperoleh perusahaan yaitu ISO 9001: 2015 terkait Quality Management System, 14001:2015 mengenai Environment Management System, dan OHSAS 18001:2007 mengenai Occupational, Health and Safety Management System sebagai suatu standar internasional untuk Sistem Manajemen Kesehatan dan Keselamatan Kerja/K3.



Selengkapnya
 
MORE STORIES