LPS Tahan Suku Bunga Penjaminan i

Ilustrasi LPS (Sumber: lps.go,id)

Oleh : Nida Sahara / GOR | Rabu, 16 Mei 2018 | 21:33 WIB

JAKARTA – Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) mempertahankan tingkat bunga penjaminan untuk simpanan dalam rupiah dan valuta asing (valas) di bank umum, serta untuk simpanan dalam rupiah di bank perkreditan rakyat (BPR).

Tingkat bunga penjaminan untuk periode 15 Mei 2018 sampai dengan 17 September 2018 untuk simpanan dalam rupiah di bank umum dan BPR tidak mengalami perubahan, yakni bank umum 5,75% untuk rupiah, dan 0,75% untuk valas, serta BPR 8,25% (rupiah).

Sekretaris LPS Samsu Adi Nugroho mengatakan, kebijakan tersebut ditetapkan dengan memperhatikan perkembangan suku bunga simpanan bank benchmark yang bergerak stabil setelah mengalami tren menurun sepanjang tahun 2017 hingga kuartal pertama tahun 2018.

Namun demikian, terdapat peningkatan volatilitas pada pasar keuangan dan indikasi awal pergeseran struktural arah suku bunga simpanan yang terlihat dari pergerakan dan arah likuiditas perbankan.

“Mengantisipasi perkembangan tersebut, LPS akan meningkatkan intensitas monitoring dan evaluasi terkait kebijakan tingkat bunga penjaminan,” kata Samsu dalam keterangan tertulis yang diterima Investor Daily, Senin (14/5).

Dalam hal ini, pihaknya mengaku, LPS terbuka untuk melakukan penyesuaian yang diperlukan pada kesempatan pertama terhadap kebijakan tingkat bunga penjaminan sesuai dengan perkembangan data tingkat bunga simpanan perbankan dan hasil evaluasi atas kondisi stabilitas sistem keuangan nasional.

Sesuai ketentuan LPS, apabila suku bunga simpanan yang diperjanjikan antara bank dengan nasabah penyimpan melebihi tingkat bunga penjaminan simpanan, maka simpanan nasabah dimaksud menjadi tidak dijamin.

Berkenaan dengan hal tersebut, bank diharuskan untuk memberitahukan kepada nasabah penyimpan mengenai tingkat bunga penjaminan simpanan yang berlaku dengan menempatkan informasi dimaksud pada tempat yang mudah diketahui oleh nasabah penyimpan.



Selengkapnya
 
MORE STORIES