Sabtu, 4 April 2026

Pemerintah Resmi Batasi Usia Medsos, Menteri PPPA: Anak Harus Aktif dan Tumbuh di Dunia Nyata

Penulis : Prisma Ardianto
10 Mar 2026 | 20:00 WIB
BAGIKAN
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi dalam pernyataan pers pada Selasa (10/3/2026). (Dok. Kementerian PPPA)
Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi dalam pernyataan pers pada Selasa (10/3/2026). (Dok. Kementerian PPPA)

JAKARTA, investor.id – Pemerintah resmi menerbitkan aturan tegas terkait pembatasan akses media sosial bagi anak-anak di bawah usia 16 tahun. Kebijakan ini tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Digital Nomor 9 Tahun 2026 sebagai langkah konkret melindungi generasi muda dari risiko serius di ruang siber.

Aturan pelaksanaan dari PP Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Penyelenggaraan Sistem Elektronik dalam Pelindungan Anak (PP TUNAS) ini lahir sebagai respons atas kerentanan anak terhadap konten pornografi, perundungan siber (cyberbullying), hingga penipuan daring. Pemerintah menegaskan hadir agar orang tua tidak berjuang sendirian melawan kekuatan algoritma platform digital.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi, menyatakan bahwa kebijakan ini merupakan hasil kolaborasi lintas kementerian dan telah melalui diskusi panjang dengan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pengelola platform global.

Advertisement

“Ajak anak bicara dari hati ke hati untuk membantu mereka lepas dari tahap adiksi,” ujar Arifah dalam keterangannya, Selasa (10/3/2026).

Implementasi kebijakan ini akan dimulai secara serentak pada 28 Maret 2026. Tahap awal akan difokuskan pada penonaktifan akun anak di bawah 16 tahun pada platform digital berisiko tinggi. Daftar platform yang terdampak meliputi:

  • Media Sosial: YouTube, TikTok, Facebook, Threads, Instagram, dan X.
  • Layanan Jejaring & Game: Bigo Live dan Roblox.

Arifah menekankan bahwa efektivitas aturan ini sangat bergantung pada peran aktif orang tua dalam mengawasi aktivitas daring anak. Sebagai solusi dari ketergantungan gawai, Kementerian PPPA mendorong pergeseran aktivitas anak ke ruang bermain ramah anak dan interaksi fisik di lingkungan sosial.

“Kami mendorong anak-anak untuk kembali aktif bergerak, berinteraksi, dan bertumbuh di dunia nyata bersama keluarga dan lingkungan sekitarnya,” imbuh Arifah.

Pemerintah berkomitmen untuk terus menyelaraskan kebijakan ini dengan Peta Jalan Pelindungan Anak di Ranah Daring guna memastikan anak-anak Indonesia tumbuh dengan sehat, aman, dan terlindungi di era digital.

Editor: Prisma Ardianto

Follow Channel Telegram Official kami untuk update artikel-artikel investor.id

Follow

Baca Berita Lainnya di Google News

Read Now
BAGIKAN

Berita Terkait


Berita Terkini


InveStory 12 menit yang lalu

Inspiratif! Rayyan Shahab Diterima 15 Kampus Top Dunia Tanpa Kursus Bahasa Inggris

Siswa MAN IC Pekalongan, Ahmad Ali Rayyan Shahab mencatat prestasi luar biasa. Di usia 17 tahun dia diterima 15 kampus dunia.
Business 12 menit yang lalu

Private AI Bantu Dunia Bisnis Kurangi Risiko 

- Tekanan terhadap perusahaan Indonesia saat ini terasa dari dua arah sekaligus. Di satu sisi, semua orang bicara soal AI, mulai dari chatbot, analitik prediktif, sampai agen AI yang bisa mengotomatisasi proses bisnis.
Business 36 menit yang lalu

MPMX Raih Laba Bersih Rp 462 Miliar pada 2025

PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX), perusahaan konsumer  otomotif dan transportasi di Indonesia hari ini melaporkan hasil kinerja keuangan  untuk tahun buku 2025 yang telah diaudit. Perseroan tetap mempertahankan fundamental  bisnis yang solid di tengah dinamika kondisi pasar.  
Market 3 jam yang lalu

Pizza Hut (PZZA) Balikkan Rugi Jadi Laba

PT Sarimelati Kencana Tbk (PZZA) membalikkan kinerja keuangan pada 2025 dengan mencetak laba bersih tahun berjalan sebesar Rp 24,75 miliar.
National 4 jam yang lalu

Jenazah Prajurit TNI Gugur dalam Misi Perdamaian UNIFIL Tiba di Indonesia

Tiga jenazah prajurit TNI yang gugur jalankan tugas di Lebanon tiba di tanah air dan dijadwalkan akan diterima Presiden Prabowo Subianto.
National 4 jam yang lalu

Gelar Munas, Hipmi Perkuat Peran Pengusaha Muda Hadapi Tekanan Global

Hipmi gelar Munas 2026 untuk memperkuat kontribusi pengusaha muda dalam perekonomian nasional di tengah tantangan ekonomi global.

Tag Terpopuler


Copyright © 2026 Investor.id
PT. Koran Media Investor Indonesia