Data 1 Juta Pengguna Bocor, Kominfo Panggil Facebook i

Facebook.

Oleh : Herman / YUD | Kamis, 5 April 2018 | 17:27 WIB

Jakarta - Kasus penyalahgunaan data pengguna Facebook yang dilakukan oleh Cambridge Analytica semakin meluas. Kejadiannya ternyata tidak hanya di Amerika Serikat (AS), tetapi juga di banyak negara, termasuk Indonesia.

Dalam blog resmi Facebook yang ditulis oleh Chief Technology Officer Facebook, Mike Schroepfer, disebutkan bahwa data pengguna Facebook yang disalahgunakan mencapai 87 juta. Mayoritasnya berasal dari AS sebanyak 70.632.350 (81,6%), kemudian di urutan kedua Filipina sebanyak 1.175.870 (1,3%). Yang mengejutkan, Indonesia berada di peringkat ketiga sebanyak 1.096.666 (1,2%).

Data pengguna Facebook lainnya yang juga disalahgunakan oleh Cambridge Analytica berasal dari Inggris, Meksiko, Kanada, India, Brasil, Vietnam, dan Australia.

Menyusul laporan baru tersebut, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) langsung bertindak cepat dengan memanggil perwakilan Facebook di Indonesia untuk memberikan klarifikasi. Menkominfo Rudiantara yang siang tadi masih berada di Surabaya juga langsung bergegas kembali ke Jakarta untuk menemui perwakilan Facebook di kantor Kemkominfo.

"Rencananya sore ini saya akan bertemu perwakilan Facebook. Ada beberapa hal yang ingin saya klarifikasi, di antaranya mengenai kepastian jumlah data pengguna Facebook di Indonesia yang disalahgunakan, dan untuk keperluan apa," kata Rudiantara di halaman gedung Kemkominfo, di Jakarta, Kamis (5/4).



Selengkapnya
 
MORE STORIES