Adakah Teknologi yang Dapat Cegah Hoax? i

Ilustrasi berita bohong atau hoax.

Oleh : Whisnu Bagus Prasetyo / WBP | Kamis, 5 April 2018 | 18:21 WIB
Kategori :

Jakarta - Kabar bohong alias hoax menjadi salah satu isu besar di Indonesia yang membutuhkan perhatian, pemerintahan dan masyarakat. Hoax seakan menjadi musuh bagi bangsa. Pasalnya dengan penyebaran hoax, tidak sedikit elemen masyarakat yang terprovokasi. Banyak pihak yang telah berusaha untuk mencegah atau mengurangi penyebaran hoax di Indonesia. Namun karena terlalu banyaknya serangan hoax, dibutuhkan usaha keras. Sayangnya, hingga kini belum ada teknologi mutakhir yang dapat mengatasi hoax secara cepat.

“Kita belum sampai di sana. Satu-satunya cara yang dapat kita lakukan sekarang (untuk melawan hoax) adalah umpan balik yang dibuat pengguna, dalam bentuk peringkat untuk memberi tahu kredibilitas informasi yang didapatkan,” kata Chief Information Security Officer Fortinet, Phil Quade, pemimpin pasar global dalam solusi keamanan siber yang terintegrasi dalam keterangan resminya, Kamis (5/4).

Meskipun begitu, kata Phil Quade, ke depan bukan tidak mungkin ada teknologi yang dapat mengatasi hoax mengingat hal ini telah menjadi isu besar di berbagai negara. “Kabar baiknya adalah, ini terjadi di mana-mana, termasuk AS, dan begitu banyak negara lain. Ini telah diakui sebagai masalah. Oleh karena itu, permintaan untuk mendapatkan solusi yang tepat sudah tersedia. Jadi mungkin, suatu hari kita akan melihat teknologi untuk ini,” Tutup Phil Quade.

Menurut Dirjen Informasi dan Komunikasi Publik (IKP), Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Niken Widiastuti, penyebaran hoax di Indonesia sangat tinggi. Angkanya dapat mencapai 800.000 konten per tahun.

“Saya belum meneliti secara jumlah berapa, tapi dalam setahun, yang kemarin hitungan manual itu aja mencapai 800.000 (konten) kalau dibagi per bulan sudah berapa ratus kan itu gambarannya. Sekarang sudah pakai alat, tapi kita belum mengkaji detail,” ungkap Niken belum lama ini.



Selengkapnya
 
MORE STORIES