Kaskus Kreator Ingin Tumbuhkan Kembali Minat Menulis i

Pendiri Kaskus, Andrew Darwis (kiri) bersama CEO Kaskus, Edi Taslim (kanan).

Oleh : Herman / YUD | Senin, 9 April 2018 | 15:45 WIB
Kategori :

Jakarta - Guna mendukung bakat generasi muda Indonesia yang gemar menulis dan mengasah kemampuan menulisnya, Kaskus sejak Oktober 2017 lalu telah meluncurkan program Kaskus Kreator. Hingga saat ini, sudah ada sekitar 11.000 Kaskus Kreator yang rutin membuat tulisan-tulisan menarik di platform Kaskus.

Pendiri Kaskus, Andrew Darwis menyampaikan, program Kaskus Kreator merupakan wadah bagi orang-orang yang memiliki passion di bidang tulis-menulis, dan menjadikannya sebagai hobi yang menghasilkan. Setiap views yang didapatkan dari tulisan yang dibuat nantinya bisa dikumpulkan menjadi poin, kemudian ditukar dengan saldo Kaspay dan bisa dicairkan. Semakin tinggi views, semakin banyak poin yang akan didapatkan. Untuk 1 view akan dihargai senilai Rp 1.

"Program Kaskus Kreator ini juga dibuat untuk menumbuhkan kembali minat menulis yang mulai menurun. Belakangan ini kan masyarakat semakin jarang menulis karena di media sosial hanya perlu nulis beberapa karakter saja, bahkan cukup dengan posting foto saja," kata Andrew Darwis, di kantor Kaskus, Jakarta, Senin (9/4).

Program Kaskus Kreator bisa diikuti oleh seluruh Kaskuser dengan persyaratan pernah membuat minimal 1 buah thread di forum Kaskus, dan aktif memberikan komentar di forum Kaskus. Setelah mendaftar jadi Kaskus Kreator, nantinya akan ada proses review, sampai akhirnya terverifikasi menjadi Kaskus Kreator dan bisa mendapatkan keuntungan dari setiap tulisan original yang dibuat.

Sejak berdiri sekitar 19 tahun lalu, Kaskus memang dikenal sebagai platform diskusi terbesar dengan basis user generated content, di mana sebagian besar kontennya berasal dari para Kaskuser. Di bawah kepemimpinan CEO yang baru, Edi Taslim, konten akan tetap menjadi area utama fokus Kaskus, di mana konten buatan pengguna akan ditambah dengan konten original buatan Kaskus, seperti dalam bentuk video.



Selengkapnya
 
MORE STORIES