Hasil Audit, Kemkominfo Tak Berikan Facebook Tenggat i

Rudiantara.

Oleh : Herman / YUD | Rabu, 11 April 2018 | 20:37 WIB
Kategori :

Jakarta - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pada Selasa (10/4) telah mengirimkan Surat Peringatan Tertulis Kedua (SP II) kepada Facebook atas penyalahgunaan data pribadi oleh Cambridge Analytica.

Dalam SP tersebut, Kemkominfo meminta Facebook untuk segera memberikan hasil audit atas aplikasi dan fitur yang dikembangkan mitra Facebook, termasuk bagaimana penggunaan data pribadi yang diambil oleh mitra Facebook.

"SP II sudah kami kirimkan. Untuk SP I sudah dibalas oleh Facebook Irlandia, Selasa (10/4) malam. Mereka menerangkan tata cara menangani permasalahan ini, dan menurutnya aplikasi yang dikembangkan oleh Cambridge Analytica sudah dihentikan. Tapi kami juga menemukan ada perusahaan yang modusnya diduga mirip Cambridge Analytica seperti CubeYou dan AgregateIQ. Kami minta aplikasi ini juga dihapus," kata Menkominfo Rudiantara saat ditemui di gedung Kemkominfo, di Jakarta, Rabu (11/4).

Menkominfo menegaskan, Facebook bisa saja diberikan sanksi pemutusan pengoperasian sementara apabila platform besutan Mark Zuckerberg tersebut tidak mengindahkan permintaan Kemkominfo. Namun Kemkominfo tidak memberikan batas waktu kapan hasil audit Facebook harus diberikan.

"Tunggu sajalah. Toh dari sisi Peraturan Menteri Kominfo (Nomor 20 tahun 2016), sanksi administrasi itu dimulai dari teguran lisan yang sudah disampaikan tiga minggu lalu, peringatan tertulis, setelah itu pengoperasian sementara," tuturnya.

Rudiantara menegaskan, sanksi yang lebih berat bisa saja dijatuhkan tanpa menunggu hasil audit dari Facebook. "Kalau memang ada indikasi penggunaan Facebook untuk saling menghasut seperti kasus Rohingya di Myanmar, atau tidak mampu memberikan perlindungan atas data pribadi, bisa saja kita lakukan tindakan yang lebih dari sekarang," tambah Rudiantara.



Selengkapnya
 
MORE STORIES