Aplikasi OnlinePajak Adopsi Teknologi Blockchain i

Konferensi pers penggunaan teknologi blockchain dalam aplikasi OnlinePajak, di Jakarta, 27 April 2018.

Oleh : Herman / WBP | Jumat, 27 April 2018 | 12:32 WIB
Kategori :

Jakarta - Aplikasi perpajakan berbasis web, OnlinePajak, mengumumkan telah mengadopsi teknologi blockchain untuk membuat proses pembayaran pajak menjadi lebih efektif dan transparan.

Founder dan Direktur OnlinePajak, Charles Guinot menyampaikan, dihadirkannya teknologi blockchain dalam OnlinePajak dilatarbelakangi oleh masih adanya keraguan wajib pajak dalam melakukan kewajiban perpajakannya karena dianggap kurang transparan.

Blockchain sendiri merupakan teknologi penyimpanan data multiserver yang dihubungkan secara aman oleh kriptografi. Dengan teknologi blockchain, Charles mengatakan proses pembayaran pajak akan menjadi lebih transparan karena setiap pihak dapat melihat seluruh transaksi yang sedang berlangsung. Selain itu, sistem ini bisa menutup celah potensi kecurangan karena masing-masing pihak saling mengawasi dan terhubung.

"Sistem blockchain juga menjamin transaksi di dalamnya bebas eror dan lebih akurat, serta dapat meningkatkan kecepatan transaksi dalam satu jaringan secara realtime," ungkap Charles Guinot, di Jakarta, Jumat (27/4).

Di kesempatan yang sama, anggota Komite Asosiasi Blockchain Indonesia Steven Suhadi menyampaikan, blockchain menjanjikan efisiensi dan transparansi yang lebih baik, dan berdampak positif untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat dalam membayar pajak.

"Blockchain diklaim tidak bisa diretas dan diubah datanya tanpa validasi setiap pihak yang terlibat. Blockchain juga bisa dipakai siapa saja di seluruh dunia selama menjadi bagian dalam jaringan blockchain yang disepakati," ujar Steven.

Pengamat perpajakan Yustinus Prastowo juga mengungkapkan bahwa teknologi informasi adalah salah satu pilar dalam reformasi perpajakan. "Saya optimistis bahwa teknologi blockchain mampu mendorong kinerja perpajakan Indonesia, terutama upaya pemerintah dalam optimalisasi penerimaan perpajakan melalui sistem yang lebih akurat dan transparan," imbuhnya.



Selengkapnya
 
MORE STORIES