Registrasi Usai, Penyalahgunaan Nomor SIM Card Lebih Cepat Ditindak i

Ilustrasi sim card.

Oleh : Herman / CAH | Senin, 30 April 2018 | 20:32 WIB
Kategori :

Jakarta - Mulai 1 Mei 2018 pukul 00.00, seluruh layanan yang diberikan oleh penyedia jasa telekomunikasi akan diblokir total, mulai dari layanan panggilan keluar, panggilan masuk, SMS keluar, SMS masuk, dan juga layanan internet. Sanksi ini diberlakukan untuk yang belum melakukan registrasi SIM Card hingga 30 April 2018.

Plt Kepala Biro Humas Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), Noor Iza menyampaikan, hingga 24 April 2018, total nomor SIM Card yang telah berhasil teregistrasi dan direkonsiliasi mencapai lebih dari 350 juta. Proses rekonsiliasi data terbaru akan dilakukan kembali pada 2 Mei 2018. Setelah proses ini usai, pemerintah akan mulai intensif melakukan penindakan terhadap penyalahgunaan nomor SIM Card.

"Kalau semuanya sudah rampung, kami akan mengintensifkan penanganan penyalahgunaan nomor SIM Card. Upaya ini dilakukan bekerja sama dengan Kepolisian," kata Noor Iza, di gedung Kementerian Komunikasi dan Informatika, di Jakarta, Senin (30/4).

Melalui aturan registrasi kartu prabayar, lanjut Noor Iza, tindak lanjut dari pengaduan masyarakat perihal adanya penyalahgunaan nomor SIM Card dapat dilakukan dengan lebih cepat. "Kalau ada pengaduan, nomornya bisa di-blokir, atau bisa juga ditindaklanjuti secara hukum," tegasnya.

Noor Iza juga menambahkan, meskipun pemblokiran total layanan akan berlaku mulai 1 Mei 2018, pelanggan seluler masih tetap bisa mendaftrarkan SIM Card mereka, sepanjang nomor yang dimiliki masih berstatus aktif.



Selengkapnya
 
MORE STORIES