BMKG Luncurkan Aplikasi Pemantau Kualitas Udara i

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati, saat menandatangai prasasti renovasi gedung Global Atmosopheric Watch (GAW) Kotoabang, Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat.

Oleh : Lona Olivia / FER | Rabu, 2 Mei 2018 | 18:46 WIB
Kategori :

Agam - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menghadirkan unit observasi Global Atmosphere Watch (GAW) yang merupakan Stasiun Pemantau Atmosfir Global Kototabang di Kabupaten Agam, Provinsi Sumatera Barat (Sumbar). Stasiun GAW merupakan bagian dari sistem monitoring dan riset yang dikoordinasi oleh World Meteorological Organization (WMO) atau Organisasi Meteorologi Dunia.

Kepala BMKG, Dwikorita Karnawati menyampaikan, sejak resmi mulai beroperasi tahun 1996 sebagai salah satu unit kerja di BMKG, Stasiun Pemantau Atmosfer Global Bukit Kototabang merupakan salah satu stasiun di zona ekuatorial yang penting dalam program pengamatan atmosfer secara global.

"Letak stasiun GAW Kotoabang berada di daerah yang strategis di daerah khatulistiwa, menjadikannya memiliki keistimewaan dalam memantau kondisi atmosfer dan kualitas udara," kata Dwikorita dalam siaran persnya, Rabu (2/5).

Kepala BMKG

Dwikorita mengatakan, GAW Kototabang mampu memantau pola sebaran polutan dari belahan bumi Utara dan belahan bumi Selatan secara seimbang. "Selain itu, lokasi stasiun yang berada di antara rimbunnya hutan Sumbar yang masih terjaga eksistensinya, menjadikan GAW Kototabang sebagai salah satu andalan WMO dalam hal pengamatan udara di kawasan ekuatorial," tambah Dwikorita.

Menurutnya, peran Stasiun GAW Kototabang tak bisa dipungkiri lagi bagi Indonesia dan dunia. GAW Kototabang menjadi penyelamat Indonesia dari tudingan global saat Indonesia dianggap sebagai salah satu emitter karbon terbesar di dunia.

"BMKG akan terus berkomitmen dalam mengawasi dan memberikan analisis maupun peringatan dini terkait dengan kualitas udara, khususnya mengenai emitter karbon dalam rangka memenuhi komitmen Indonesia pada dunia," ucap Dwikorita.

Peluncuran Aplikasi GAWku

Selain meresmikan prasasti renovasi gedung Stasiun GAW Kototabang, BMKG juga meluncurkan aplikasi berbasis Android yang diberi nama GAWku. Aplikasi tersebut berisikan informasi tentang parameter kualitas udara seperti konsentrasi Ozon (O3), Carbon Monokasida (CO), Particulate Matter 10 (PM10), Sulfur Dioksida (SO2), Natrium Monoksida (NO), Nitrogen Dioksida (NO2) yang dapat diakses setiap saat melalui aplikasi ini secara real time.

"Untuk mengaksesnya masyarakat bisa mengunduh melalui playstore. Aplikasi GAWku diharapkan dapat membantu masyarakat agar lebih cepat, tepat dan akurat dalam mengakses informasi kualitas udara di lingkungan sekitar," papar Dwikorita.



Selengkapnya
 
MORE STORIES