Vexanium Kenalkan Loyalty Program Berbasis Blockchain i

Perusahaan teknologi yang berbasis di Singapura, Vexanium, menawarkan transparansi dan efektivitas dalam loyalty program yang biasa diadakan oleh para retailer, dengan menggunakan basis teknologi blockhain.

Oleh : Feriawan Hidayat / FER | Jumat, 4 Mei 2018 | 15:44 WIB
Kategori :

Jakarta - Perusahaan teknologi blockchain yang berbasis di Singapura, Vexanium, menawarkan transparansi dan efektivitas dalam loyalty program yang biasa diadakan oleh para retailer, dengan menggunakan basis teknologi blockhain.

Founder dan CEO Vexanium, Danny Baskara mengatakan, retailer bisa langsung menciptakan token digital sebagai sarana promosi dengan menggunakan aplikasi VEX App tanpa memerlukan bantuan pihak ketiga.

"VEX App ini memungkinkan retailer untuk bisa mengatur sendiri seberapa banyak jumlah token yang ingin dicetak. Retailer hanya diwajibkan untuk membeli VEX token dalam jumlah besar, karena dalam setiap transaksi yang diadakan dikenakan fee transaksi," kata Danny dalam keterangan pers yang diterima Beritasatu.com, di Jakarta, Jumat (4/5).

Danny mengatakan, proses untuk menggunakan loyalty campaign Vexanium sendiri cukup mudah. Retailer cukup mendepositkan sejumlah VEX token yang nantinya akan didistribusikan oleh Vexanium sebagai bentuk airdrop campaign kepada setiap pelanggan yang ikut berpartisipasi dalam loyalty campaign tersebut.

"Setelah itu, retailer bisa mengecek berapa jumlah voucher yang sudah tersebar hingga berapa jumlah voucher yang telah redeem di VEXplorer, sebuah browser dengan teknologi blockchain yang bisa memonitor setiap transaksi yang terjadi," tambahnya.

Menurut Danny, untuk konsumen memiliki keuntungan sendiri karena bisa mencairkan VEXM (Vexa Merchant) token mereka hanya dengan menunjukkan QR Code di aplikasi Vexanium kepada kasir di retailer tersebut.

"Namun, jika mereka tidak jadi menggunakan VEXM token tersebut, pelanggan juga bisa menjual VEXM token yang mereka miliki kepada pengguna lain dan mendapatkan VEX token gratis sebagai gantinya. Tidak hanya sampai situ saja, VEXM token nantinya juga bisa ditukar dengan voucer dari platform yang lain," jelasnya.

Danny menambahkan, Vexanium sendiri saat ini sedang melakukan penggalangan dana lewat skema Initial Coin Offering (ICO) yang ditargetkan akan rampung pada akhir tahun 2018. Selain itu, Vexanium juga memfasilitasi perusahaan blokchain lainnya yang ingin melakukan ICO dengan menggunakan alat promosi seperti airdrop campaign. "Hal ini tentu bisa meningkatkan efisiensi dan menghemat biaya promosi," pungkasnya.



Selengkapnya
 
MORE STORIES