Blockchain Permudah Sistem Accounting i

Chairwoman of the Board of Directors Blockchain Zoo yang juga Sekjen Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Pandu W Sastrowardoyo.

Oleh : Feriawan Hidayat / FER | Jumat, 4 Mei 2018 | 18:05 WIB
Kategori :

Jakarta - Penerapan teknologi blockchain, sejatinya tidak hanya bagi sektor perbankan semata. Teknologi ini dapat diadopsi dan menjadi solusi untuk mendorong kinerja berbagai industri lainnya.

Chairwoman of the Board of Directors Blockchain Zoo yang juga Sekjen Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Pandu W Sastrowardoyo menyampaikan, teknologi blockchain yang awalnya dianggap ancaman bagi industri, saat ini boleh dibilang menjadi primadona teknologi masa depan yang bisa diterapkan dalam berbagai macam bidang industri.

"Selain perbankan, blockchain sangat bermanfaat bagi accounting. Dalam hal efisiensi waktu dan keamanan data, masing-masing pihak dapat melakukan monitoring dengan masing-masing server, sehingga tidak ada lagi perbedaan pencatatan serta menghindari penyimpangan data," ungkap Pandu saat ditemui dalam acara Digital Transformation and The Future of Accountant di kawasan SCBD, Jakarta Selatan, Jumat (3/5).

Lebih jauh, Pandu menambahkan, dengan penerapan teknologi blockchain dalam accounting, proses transaksi tentunya akan menjadi lebih mudah dan efisien. Sebagai contoh, apabila beberapa perusahaan atau bank yang akan melakukan sebuah kerja sama tentunya akan melibatkan pihak ketiga sebagai pemegang server atau salah satu perusahaan atau bank tersebut, sehingga hanya satu pihak yang dapat melakukan monitoring.

"Dengan teknologi blockchain, tidak ada lagi pihak ketiga ataupun sentralisasi server karena semua pihak memiliki personal server. Selain itu, dari segi waktu, tentunya sangat efisien dimana dengan teknologi blockchain, proses verifikasi data menjadi ringkas," tegasnya.

Pandu menambahkan, saat ini Blockchain Zoo tercatat menjadi perusahaan teknologi informasi (TI) Indonesia pertama yang masuk dalam daftar Gartner Inc yang merupakan perusahaan riset teknologi informasi yang bermarkas di Stamford, Connecticut, Amerika Serikat (AS).

"Teknologi blockchain bisa menjadi salah satu pilar dalam reformasi sistem pencatatan akuntansi, karena teknologi ini mampu mendorong kinerja melalui sistem yang lebih akurat dan transparan," tandasnya.



Selengkapnya
 
MORE STORIES