Prototipe Microsoft Masa Depan Ini Sangat Keren Tapi Merisaukan i

Alat perekam isi rapat yang canggih dari microsoft.

Oleh : Nurlis E Meuko / NEF | Selasa, 8 Mei 2018 | 01:31 WIB
Kategori :

Microsoft mengembangkan teknologi kecerdasan masa depan, yaitu perangkat asisten yang sangat cerdas dan cermat yang membantu mencatat secara detail setiap pembahasan dalam sebuah rapat penting.

Mashable mendapatkan gambaran bagaimana kecannggihan peralatan Microsoft dalam merekam sebuah pertemuan dengan detail yang disebut visi masa depan yang sedikit merisaukan.

Pada sebuah demo konferensi build developer, Microsoft memamerkan perangkat prototipe yang menggabungkan visi komputer dan alat artificial intelligence (AI) untuk menjadi semacam asisten pada sebuah rapat yang melacak secara harfiah semua yang Anda katakan.

Perangkat, yang diletakkan dalam ruang konferensi yang tampak normal, menggunakan pengenalan wajah dan audio untuk melacak semua yang terjadi dalam pertemuan itu.

Kameranya mampu mengenali peserta rapat saat mereka berjalan di ruangan, sementara mikrofonnya menangkap audio. Alat-alat AI Microsoft digunakan untuk menghasilkan transkripsi real-time ketika pertemuan itu berlangsung.

Bahkan alat ini mampu memberikan informasi untuk peserta rapat dan menyiapkan "wawasan" untuk orang yang tepat. Selain itu dapat memberi terjemahan kepada anggota tim berbeda bahasa.

Sistem ini dapat mempelajari tentang pola pidato tim tertentu, yang membantu membuat transkripsi akurat bahkan ketika orang berbicara satu sama lain atau berada di ruangan dengan banyak suara ambient .

Tak hanya itu, perangkat ini juga dapat menjadi alat aksesibilitas. Seorang insinyur tuna rungu yang berpartisipasi dalam demo mencatat bahwa alat itu membantunya melacak apa yang terjadi dalam rapat dan membuatnya lebih mudah berpartisipasi.

Perangkat prototipe rapat Microsoft sangat keren. Tetapi apa yang terjadi jika setiap komentar acak dalam rapat ditranskripsikan dan disimpan untuk dilihat siapa pun? Barangkali, alat ini menjadi cara terbaik agar peserta pertemuan tetap focus pada topik.

Masalahnya justru pada kecanggihan alat itu sendiri. Setiap lelucon acak, percakapan sampingan atau komentar di luar topik dapat dengan mudah ditangkap dan ditranskripsikan dengan sempurna untuk dilihat oleh siapa pun.

Tentu tidak sulit membayangkannya, bagaimana alat ini juga bisa menjadi masalah. Tidak setiap pertemuan sehalus dan bebas konflik. Bagaimana jika ada pembicaraan yang panas, setiap ide buruk, dapat ditangkap untuk dilihat semua orang selama-lamanya?

Paling tidak, Anda mungkin akan berpikir dulu sebelum nyerocos bicara dalam sebuah rapat.



Selengkapnya
 
MORE STORIES