Aplikasi Snapask Ajak Mahasiswa Jadi Tutor Online i

Perkenalan aplikasi Snapask kepada media, di Harris Suites FX Sudirman, Jakarta, 8 Mei 2018

Oleh : Herman / FER | Selasa, 8 Mei 2018 | 19:12 WIB
Kategori :

Jakarta - Untuk membantu para siswa mendapatkan bimbingan belajar secara private melalui aplikasi mobile, saat ini sudah hadir aplikasi Snapask buatan startup yang berbasis di Hong Kong. Sudah hadir di Indonesia sejak kuartal ketiga 2017, Snapask kini memiliki 60.000 pengguna dengan 4.000 tutor.

Head of South East Asia (SEA) Snapask, Clement Tay memaparkan, hadirnya Snapask tidak hanya membantu para siswa yang mengalami kesulitan akademis mendapatkan bimbingan belajar secara pribadi dari para tutor. Peran tutor yang kebanyakan berasal dari kalangan mahasiswa juga memberi kesempatan untuk mendapatkan penghasilan tambahan.

Dengan sekitar 60.000 pengguna mulai dari jenjang SD hingga SMA, para tutor yang tergabung di Snapask bisa mendapatkan penghasilan rata-rata Rp 7 juta sampai Rp 10 juta per bulan, tergantung dari banyaknya siswa atau pengguna yang mendapatkan bimbingan belajar darinya secara online.

"Tidak ada batasan usia untuk menjadi tutor Snapask, mahasiswa atau guru juga bisa. Namun, kami melakukan seleksi untuk bisa menjadi tutor di Snapask," ungkap Clement Tay, di Jakarta, Selasa (8/5).

Clement menjelaskan, salah satu persyaratan minimal menjadi tutor adalah mahasiswa yang masih aktif di bangku kuliah. Saat mendaftar online melalui aplikasi Snapask, nantinya mereka akan diminta untuk menceritakan sedikit tentang diri mereka, kemudian menyertakan sertifikat pendidikan dan dokumen pendukung lainnya yang akan menjadi pertimbangan dalam proses seleksi.

Setelah lolos seleksi dan resmi bergabung sebagai totor Snapask, para tutor tersebut nantinya akan dihubungkan dengan pengguna yang membutuhkan bimbingan belajar secara khusus. Untuk saat ini, tutor yang dicari adalah yang menguasai ilmu Matematika, Biologi, Fisika, dan Kimia.

Bagaimana sebetulnya cara kerja aplikasi Snapask? Clement menjelaskan, untuk memulai sesi private, para siswa atau pengguna hanya perlu menuliskan pertanyaan yang ingin ditanyakan, bisa dalam bentuk chat maupun foto soal. Pertanyaan tersebut kemudian akan diteruskan kepada tutor yang paling kompeten untuk menjawab.

Melalui sistem chatting yang dilakukan secara private, tutor akan membantu pengguna menyelesaikan kesulitan belajar yang dialami. Apabila diperlukan, penjelasan yang lebih mendalam juga akan disampaikan melalui voice note. Untuk membantu Snapask memantau performa totor, siswa juga dapat memberikan penilaian terhadap tutor setelah sesi belajar usai.

"Melalui aplikasi Snapask, kami ingin membantu mempertemukan para siswa yang mengalami masalah akademis dengan para tutor berpengalaman. Tinggal tuliskan saja pertanyaannya, tutor kami akan membantu menyelesaikan kebingungan mereka. Ini sangat membantu para siswa yang malu bertanya ketika di kelas," terang Clement.



Selengkapnya
 
MORE STORIES