Blockchain Mampu Berdayakan Sektor Pemerintahan i

Chairwoman of the Board of Directors Blockchain Zoo yang juga Sekjen Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI), Pandu W Sastrowardoyo, tampil sebagai pembicara dalam forum "Block Jakarta" di Jakarta, Jumat (11/5).

Oleh : Feriawan Hidayat / FER | Jumat, 11 Mei 2018 | 20:07 WIB
Kategori :

Jakarta - Perkembangan teknologi blockchain di Indonesia mendapat respon yang sangat positif. Penerapan teknologi ini, tidak hanya bagi sektor perbankan semata, karena dapat diadopsi dan menjadi solusi untuk mendorong kinerja berbagai bidang lainnya.

Mencermati pentingnya peran teknologi blockchain bagi pemberdayaan sektor pemerintahan di Indonesia, Asosiasi Blockchain Indonesia (ABI) menggelar forum "Block Jakarta" yang diikuti lebih kurang 360 peserta dari berbagai sektor dan perusahaan.

"Dalam forum ini, kami membahas lebih jauh mengenai peran blockchain untuk mendukung kemajuan sektor pemerintahan di Indonesia," ujar Pandu di Jakarta, Jumat (11/5).

Chairwoman of the Board of Directors Blockchain Zoo yang juga Sekjen ABI ini menambahkan, kehadiran blockchain merupakan salah satu solusi utama dalam mendukung perkembangan berbagai bidang di masa depan.

"Kita tentunya sudah mengetahui, teknologi blockchain bisa membuat lembaga atau instansi dapat bekerja sama dengan baik. Bayangkan jika teknologi blockchain, juga disinergikan dengan sektor pemerintahan yang melibatkan banyak pihak dan banyak agenda, tentunya akan sangat bermanfaat," ujarnya.

Berbeda dengan Singapura, kata Pandu, Indonesia memiliki konsep otonomi daerah sendiri-sendiri. Selain itu, lanjutnya, semua pihak tentunya mempunyai keinginan untuk menjadi lebih baik.

"Namun, tentunya sangat sulit bagi setiap pemerintah daerah (Pemda) untuk bekerja sama dengan sentralisasi data sistem teknologi informasi yang ada saat ini. Dengan teknologi blockchain, hal tersebut dapat diatasi dengan mudah," tambahnya.

Menurut Pandu, Indonesia juga masih belum banyak mempunyai sistem baku. Misalnya, rumah sakit yang data-datanya tersentralisasi di pemerintahan. Hal ini, kata dia, memerlukan terobosan di bidang teknologi untuk mengatasi kendala yang ada.

"Hal inilah yang membuat kami menilai bahwa teknologi blockchain sangat diperlukan untuk mengatasi kendala yang ada di sektor pemerintahan. Dengan blockchain, saya optimistis Indonesia akan mampu melewati Singapura bahkan Tiongkok," tambahnya.



Selengkapnya
 
MORE STORIES