Pil Ini Bisa Bantu Deteksi Kanker Payudara i

Seorang peneliti di Universitas Michigan, AS tengah memeriksa sel tumor dalam pengembangan pil pendeteksi kanker.

Oleh : Yudo Dahono / YUD | Sabtu, 12 Mei 2018 | 19:32 WIB
Kategori :

Michigan - Selama ini mammogram menjadi metode yang paling diandalkan guna pendeteksi kanker payudara. Sayangnya satu dari lima orang yang melakukan pemeriksaan mammogram mengalami kesalahan deteksi. Sementara itu setengah dari perempuan yang melakukan mammografi tahunan dalam kurun waktu sepuluh tahun akan mengalami kesalahan hasil pemeriksaan.

Mengantisipasi hal tersebut, peneliti dari Universitas Michigan, Amerika Serikat tengah mengupayakan metode baru pendeteksi kanker payudara. Diharapkan metode ini pada masa yang akan datang mampu menggantikan mammogram.

Metode menggunakan pil di mana pasien menelan pil itu dan membuat jaringan tumor terlihat jelas saat disinari infra merah. Pil ini tidak hanya mampu mendeteksi tumor tapi juga mampu memprediksi seberapa agresif jaringan tersebut.

"Dari hasil riset kanker selama puluhan tahun, kami tahu bahwa penyakit itu ada di tingkat molekul. Tapi metode screening (kanker) hanya melihat ke anatomi saja," kata Greg Thurber, Profesor Kimia dan Rekayasa Biomedis yang memimpin riset itu seperti dikutip dari Jurnal Molecular Pharmaceutics.

Tim yang dipimpin Thurber telah mengembangkan pil yang diisi cairan pewarna yang akan menandai molekul yang biasa terdapat pada tumor serta jaringan di sekitarnya. Setelah pil ditelan pasien, penliti bisa menggunakan sinar infra merah untuk menembus jaringan payudara dengan teknologi yang saat ini masih dikembangkan. Hasilnya pendeteksian keberadaan tumor serta informasi tipe molekul dalam tumor bisa membantu dokter menentukan kanker yang ditemukan pada pasien.

 



Selengkapnya
 
MORE STORIES