Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Keputusan Impor sebagai Tindakan Antisipasi

Kamis, 20 September 2018 | 13:35 WIB

Keputusan impor tersebut merupakan tindakan antisipasi terhadap kemungkinan kekurangan pasokan beras di dalam negeri. Hal ini antara lain karena ada wilayah yang gagal panen akibat kemarau.

Advertisement

Koordinator Koalisi Rakyat untuk Kedaulatan Pangan (KRKP), Said Abdullah mengatakan sebelumnya, ia memahami langkah pemerintah melalui Kementerian Perdagangan (Kemendag) yang mengeluarkan izin impor beras kepada Perum Bulog hingga tiga kali tahun ini. Izin yang ketiga diberikan pada Agustus lalu, saat masa kemarau.

“Pada Agustus beberapa wilayah memang sedang mengalami masa panen, namun sebagian gagal panen karena kemarau,” paparnya.

Ia mengatakan, faktor lain yang kemungkinan menjadi pertimbangan impor adalah menipisnya stok Bulog akibat panen yang terjadi di akhir tahun lalu dan awal tahun ini kurang optimal.

Rendahnya produksi beras tercermin dari harga beras yang meningkat dari tahun lalu. Jika pada November 2017, harga beras masih sekitar Rp 11.400 per kilogram, pada Januari 2018 sudah sekitar Rp 12.200 per kilogram. (ark/tl/ant/en)

Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/keputusan-impor-adalah-keputusan-bersama/180589

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN