Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petugas sedang melakukan proses pemusnahan limbah medis B3 Covid-19. Foto ilustrasi: Istimewa

Petugas sedang melakukan proses pemusnahan limbah medis B3 Covid-19. Foto ilustrasi: Istimewa

KLHK Bangun Fasilitas Limbah B3 Medis di NTB

Selasa, 14 September 2021 | 19:56 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Fasilitas Pengelolaan Limbah B3 Medis yang dibangun Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) diresmikan pengoperasiannya.
Direktur Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah dan B3 Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Rosa Vivien Ratnawati resmi meluncurkan fasilitas ini bersama dengan Gubernur NTB, Zulkieflimansyah, Senin (13/9/2021).

Fasilitas ini diharapkan dapat memberikan manfaat yang besar kepada masyarakat provinsi NTB dalam memutuskan mata rantai penyebaran virus Covid-19 melalui penanganan secara tuntas limbah medis yang diprediksi meningkat 30% dari timbulan sebelum masa pandemi Covid-19, fasilitas ini ditargetkan dapat digunakan untuk memusnahkan limbah B3 medis dari seluruh fasilitas pelayanan kesehatan di provinsi NTB.

Fasilitas pemusnah limbah B3 medis yang berlokasi di Desa Buwun Mas, Kecamatan Sekotong Tengah, Kabupaten Lombok Barat ini mempunyai kapasitas 300 kilogram/jam dapat beroperasi secara optimal selama 24 jam secara terus menerus.

Fasilitas ini bertipe Rotary Clean yang dilengkapi dengan dua ruang bakar dengan dua unit burner dan dilengkapi dengan berbagai alat pengendalian pencemaran udara atau Air Pollution Control berupa Cyclon, Wet Scrubber dan Cerobong Emisi.

“Kerja sama yang strategis antara KLHK dengan pemerintah daerah adalah kunci terwujudnya pembangunan fasilitas ini dimana masing masing pihak mempunyai peran dan tanggung jawabnya masing masing,”ujar dia di Jakarta, Selasa (14/9).

Proyek ini merupakan langkah konkret pemerintah dalam memberikan solusi pengelolaan limbah medis di wilayah Timur Indonesia, jika pada tahun 2020, KLHK telah membangun lima unit fasilitas pengolahan limbah B3 di Provinsi Aceh, Sumatera Barat, Kalimantan Selatan, Nusa Tenggara Barat, dan Nusa Tenggara Timur.

Hal ini sebagai tindak lanjut dikeluarkannya Surat Edaran Menteri LHK Nomor 03 Tahun 2021 tentang pengelolaan limbah B3 dan sampah dari penanganan corona yang memberikan relaksasi untuk pembangunan incinerator yang memenuhi syarat akan tetapi  perizinannya masih dalam proses untuk bisa melakukan pemusnahan limbah medis Covid-19 serta memerintahkan kepada 12 pabrik semen di seluruh Indonesia untuk membantu pemusnahannya.

Atas pembangunan fasilitas pemusnah limbah medis, Gubernur NTB, Zulkieflimansyah mengapresiasi dan berterima kasih, kehadiran fasilitas ini disebutnya sangat membantu provinsi NTB karena menjadi salah satu faktor penting pendukung upaya jajaran pemerintah daerahnya dalam mengendalikan pandemi Covid-19.

Direktur Penilaian Kinerja Pengolahan Limbah B3 dan Limbah Non B3, KLHK Sinta Saptarina mengatakan bahwa pembangunan fasilitas pengolahan limbah B3 di Provinsi NTB telah selesai seluruhnya pada akhir tahun 2020 dan pada Juni 2021 telah dilaksanakan Uji Coba Pembakaran terhadap fasilitas tersebut dengan hasil seluruh parameter yang dipersyaratakan telah memenuhi baku mutu.

Ia juga berharap melalui kerjasama pemerintah pusat dan daerah sesuai perannya masing masing berupa pembangunan fasilitas ini akan mewujudkan peningkatan pengelolaan limbah B3 medis dari fasilitas pelayanan kesehatan.

Pemerintah provinsi NTB diharapkan dapat menjaga komitmen dalam merawat dan melaksanakan operasional fasilitas pemusnahan limbah B3 medis ini dengan baik.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN