Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Acara sosialisasi litbang perkebunan sawit yang digelar Kementan, belum lama ini. (ist)

Acara sosialisasi litbang perkebunan sawit yang digelar Kementan, belum lama ini. (ist)

Industri Sawit Butuh Litbang Kuat untuk Genjot Produktivitas

Rabu, 15 September 2021 | 13:38 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id - Industri kelapa sawit nasional membutuhkan penelitian dan pengembangan (litbang) kuat untuk menggenjot produktivitas.

Hal itu mengemuka dalam acara sosialisas litbang perkebunan yang digelar Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) di Bogor, belum lama ini.  Acara ini dilakukan secara hybrid, baik secara luring maupun daring melalui aplikasi zoom cloud meeting.

Ada empat tujuan yang disasar dengan adanya acara ini, yaitu menyosialisasikan kegiatan kepada para pemangku kepentingan lingkup Kementan, prioritas  kebutuhan program penelitian, prioritas bidang, dan prosedur serta tata cara pengajuan proposal penelitian dan pengembangan perkebunan kelapa sawit serta kiat-kiat proposal riset yang layak didanai Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

Acara ini dibuka oleh Plt. Direktur Jenderal Perkebunan Ali Jamil dan dipimpin oleh Direktur Perbenihan Perkebunan sebagai ketua Kelompom Kerja Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Saleh Mokhtar. Acara ini dihadiri secara langsung oleh Direktur Tanaman Tahunan dan Penyegar Heru Tri Widarto, wakil dari PSEKP, wakil dari Puslitbangbun, Ketua Tim Sekretariat Litbang Perkebunan Kelapa Sawit, Sekretaris Tim Sekretariat Litbang Perkebunan Kelapa Sawit dan seluruh anggota Tim Sekretariat Litbang Perkebunan Kelapa Sawit.

Hadir secara daring Direktur Penyaluran Dana BPDKPS Kelompok Kerja (Pokja), perwakilan dari Badan Litbang Pertanian beserta eselon di bawahnya, peneliti-peneliti Badan Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) di 21 provinsi sentra kelapa sawit.

Perkebunan kelapa sawit merupakan salah satu komoditas perkebunan strategis yang membutuhkan inovasi (teknologi dan kelembagaan) hasil litbang, terutama yang akan berdampak langsung terhadap perkembangan industri kelapa sawit nasional di masa depan. Penelitian dan pengembangan kelapa sawit diperlukan untuk menjamin pengembangan perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan.

Untuk mewujudkan penguatan kegiatan penelitian tersebut yang diharapkan secara optimal mampu meningkatkan produktivitas atau efisiensi, diperlukan peningkatan aspek keberlanjutan dan mendorong penciptaan produk atau pasar baru yang saling bersinergi agar terwujudnya perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan.

Ali Jamil berharap kegiatan sosialisasi ini dapat tersampaikan dengan baik dan dapat membantu perkembangan kelapa sawit nasional serta jangan sampai terlarut dengan euforia data luas lahan perkebunan kelapa sawit. Sebab, produktivitas juga harus dapat diimbangi.

Selain itu, dia menyatakan, penggunaan benih bermutu merupakan awal yang baik untuk pengembangan kelapa sawit agar produktivitas dapat meningkat.

"Terkait ekspor benih kelapa sawit yang saat ini meningkat, perlu juga dipastikan bahwa pekebun kelapa sawit di dalam negeri juga menggunakan benih bermutu," kata dia dalam keterangan resmi, Rabu (15/9/2021). 

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN