Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Petani usai memanen kelapa sawit di Bogor, Jawa Barat, belum lama ini. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Petani usai memanen kelapa sawit di Bogor, Jawa Barat, belum lama ini. Foto: BeritaSatu Photo/Mohammad Defrizal

Presiden Jokowi: Suatu Titik Nanti Stop Ekspor CPO

Rabu, 13 Oktober 2021 | 11:54 WIB
Novy Lumanauw (novy@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan, Indonesia tidak takut digugat negara lain  di World Trade Organisation (WTO) apabila nantinya  menghentikan ekspor crude palm oil (CPO) dalam bentuk bahan mentah (raw material).

Sebaliknya, Indonesia akan mengganti komoditas ekspor dari bahan menjadi  produk barang jadi.

“Sawit, suatu titik nanti stop ekspor CPO. Harus jadi kosmetik, mentega,  biodiesel dan produk turunan lainnya,” kata Presiden Jokowi saat memberikan pengarahan kepada peserta Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXII dan Program Pendidikan Singkat Angkatan (PPSA) XXIII Tahun 2021 Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Republik Indonesia di Istana Negara, Jakarta, Rabu (13/10/2021).

Biodiesel B30 adalah bahan bakar yang berasal dari campuran minyak sawit 30% dan minyak solar 70%
Biodiesel B30 adalah bahan bakar yang berasal dari campuran minyak sawit 30% dan minyak solar 70%

Ia mengatakan, dalam proses untuk menghentikan ekspor bahan mentah, pemerintah akan mempersiapkan berbagai  hal yang diperlukan untuk mengintegrasikan apa yang dicita-citakan.

Menurut Presiden Jokowi, pemerintah tidak akan takut menghadapi gugatan negara lain atas kebijakan menghentikan ekspor barang mentah karena memiliki alasan yang jelas dan dapat dipahami semua pihak.

“Sekali lagi, harus punya keberanian. Jangan sampai kita grogi gara-gara kita digugat di WTO. Jadi, siapkan lawyer berkelas internasional. Tidak  kalah kita,” katanya.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN