Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Koperasi Mitra Sejati Mandiri yang berbasis digital menggelar Sragen Agropolitan Investment Summit (Sragopolitan) 2021 dengan tema Pelaku Usaha Agri Go Internasional dengan Digitalisasi.

Koperasi Mitra Sejati Mandiri yang berbasis digital menggelar Sragen Agropolitan Investment Summit (Sragopolitan) 2021 dengan tema Pelaku Usaha Agri Go Internasional dengan Digitalisasi.

Sragopolitan 2021 Dorong Pelaku Agrobisnis Sragen Mendunia dengan Digitalisasi

Rabu, 24 November 2021 | 19:33 WIB
Thresa Sandra Desfika (thresa.desfika@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Koperasi Mitra Sejati Mandiri yang berbasis digital menggelar Sragen Agropolitan Investment Summit (Sragopolitan) 2021 dengan tema Pelaku Usaha Agri Go Internasional dengan Digitalisasi.

"Acara ini niatan cuma satu untuk me-launching kegiatan digitalisasi pasar/market di sini sehingga semua perdagangan itu bisa dilakukan secara digital. Di mana nanti mulai dari petani, peternak, dan nelayan dapat dihubungkan langsung dengan pembeli," kata Anggota Sragopolitan dan CEO PT Henza Global Sinergi Reza Pahlevi dalam keterangan resmi, Rabu (24/11).

Dia menjelaskan, semua proses digital ini dilakukan untuk menembus batas waktu ruang dan jarak sehingga proses distribusi yang tadinya  panjang dari petani yang sebelumnya dikirim ke tengkulak lalu ke pengepul bisa hilang semua proses tersebut

"Tujuan akhirnya perdagangan bisa lebih lancar untuk pergerakan uang seperti sekarang yang bergerak uang akan ada di kota besar akan kembali balik lagi ke daerah tanpa dilakukan sendiri tapi digabungkan secara sinergi," ungkap Reza Pahlevi.

Bussiness Development Director Asosiasi Pengelola Pasar Indonesia (Asparindo) Arie Yuwono menjelaskan, pengembangan ekonomi daerah secara terintegrasi berbasis digitalisasi juga perlu didukung dengan proses transaksi (digital payment) dan sistem pembukuan yang akuntabel.

"Hal ini berdampak pada efisensi waktu serta memperluas pasar secara global. Yang tak kalah penting adalah jaminan perlindungan data konsumen," kata dia.

Dia menambahkan dalam penggunaan sistem digital ini juga ditawarkan beberapa hal seperti perlindungan pengguna aplikasi dengan asuransi perlindungan diri dari kecelakaan, asuransi pengiriman barang, asuransi perjalanan, dan lain-lain.

Sekda Kabupaten Sragen Tataq Prabawanto mengatakan, terkait perizinan untuk UMKM tidak ada yang dipersulit tapi kendala mereka saat ini bagaimana status hukum perusahaan yang mereka miliki ini yang harus menjadi salah satu perhatian.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN