Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Warga antri untuk membeli berbagai kebutuhan pangan saat operasi pasar murah di Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (24/2/2022). Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Warga antri untuk membeli berbagai kebutuhan pangan saat operasi pasar murah di Kelurahan Pondok Kopi, Duren Sawit, Jakarta Timur, Kamis (24/2/2022). Foto ilustrasi: BeritaSatuPhoto/Joanito De Saojoao

Pemenuhan Ketersediaan Migor Sudah Mencukupi

Sabtu, 14 Mei 2022 | 10:57 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA,investor.id- Keluarga Alumni Institut Pertanian (Kainstiper) mendukung Presiden Jokowi untuk menyelamatkan masyarakat dari kelaparan dan kekurangan gizi yang berasal dari minyak makanan dan jika pemenuhan minyak goreng curah sudah mencukupi maka kebijakan pelarangan ekspor bisa dievaluasi.

Presiden mempunyai tanggung jawab untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dunia akan minyak sawit, adanya persoalan antrian minyak goreng curah di beberapa daerah juga harus menjadi perhatian pemerintah untuk melakukan perbaikan holistik tanpa meninggalkan  pihak manapun termasuk petani kelapa sawit nasional.

Larangan ekspor dan produk turunannya telah berdampak positif terhadap ketersediaan minyak goreng curah, sebagai produsen minyak sawit mentah (CPO) terbesar, Indonesia menjadi satu-satunya harapan konsumen global.

Ketua Kainstriper Priyanto PS mengatakan,keberadaan CPO dan produk turunannya sudah cukup menyuplai kebutuhan masyarakat Indonesia.

“ Sesuai janji Presiden akan pemenuhan kebutuhan pasokan minyak goreng nasional yang sudah mencukupi maka larangan ekspor CPO dan produk turunannya bisa segera dicabut ,” ujar dia dalam keterangan persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Sabtu (14/5).

Pentingnya keberadaan CPO harus menjadi prioritas utama pemerintah dan pemerintah harus memperbaiki tata kelola perdagangan minyak goreng nasional.

Editor : Ridho (dhomotivated@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN