Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Panen sawit. Foto ilustrasi: dok.

Panen sawit. Foto ilustrasi: dok.

Agustus, Harga Referensi CPO Naik

Minggu, 2 Agustus 2020 | 06:01 WIB
Sanya Dinda (sanya.susanti@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id  – Harga referensi produk crude palm oil (CPO) untuk penetapan bea keluar (BK) periode Agustus 2020 adalah US$ 656,98 per ton. Harga referensi tersebut meningkat US$ 34,51 atau 5,54% dari periode Juli 2020 yaitu sebesar US$ 622,47 per ton.

“Saat ini, harga referensi CPO berada pada level di bawah US$ 750 per ton. Untuk itu, Pemerintah mengenakan BK CPO sebesar US$_ 0 per ton untuk periode Agustus 2020,” kata Plt Direktur Jenderal_Perdagangan Luar Negeri Kementerian Perdagangan Srie Agustina, belum lama ini. 

Srie mengatakan, penetapan ini tercantum dalam Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 66 Tahun 2020 tentang Penetapan Harga Patokan Ekspor (HPE) atas Produk Pertanian dan Kehutanan yang Dikenakan Bea Keluar.

BK CPO untuk Agustus 2020 merujuk pada Kolom 1 Lampiran II Huruf C Peraturan Menteri Keuangan  No.13/PMK.010/2017 sebesar US$ 0 per ton. Nilai tersebut sama dengan BK CPO untuk periode Juli 2020_sebesar US$ 0 per ton.

Sementara it ,  lanjut Srie, harga referensi biji kakao pada Agustus 2020 sebesar US$ 2.196,66 per ton, turun 7,28%atau US$172,56 dari bulan sebelumnya, yaitu sebesar

US$ 2.369,22 per ton. Hal ini berdampak_ pada penurunan HPE biji kakao pada Agustus 2020 menjadi US$ 1.917 per ton, turun 8,1% atau US$ 168 dari periode sebelumnya yaitu sebesar US$_2.085_per ton.

“Penurunan harga referensi dan HPE biji kakao disebabkan melemahnya harga internasional.  Penurunan ini tidak berdampak pada BK biji kakao yang tetap_5%,” kata Srie.

Dia menambahkan, hal tersebut tercantum pada kolom 2 Lampiran II Huruf B Peraturan Menteri Keuangan No.13/ PMK.010/2017.

Sedangkan untuk HPE dan BK komoditas produk kayu dan produk kulit tidak ada perubahan dari periode bulan sebelumnya.

“BK produk kayu dan produk kulit tercantum pada Lampiran II Huruf A_Peraturan Menteri Keuangan No.13/PMK.010/2017,” ujar Srie.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN