Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kelapa sawit - bahan CPO

Kelapa sawit - bahan CPO

PERLU KEMBANGKAN JARAK DAN KELAPA

B100 Jangan Hanya Andalkan CPO

Tri Listyarini/Rangga Prakoso, Kamis, 13 Februari 2020 | 13:38 WIB

JAKARTA, investor.id – Rencana penerapan B100 atau 100% biodiesel untuk pengganti BBM solar tidak bisa hanya mengandalkan minyak sawit mentah (CPO). Peningkatan penggunaan biofuel yang ramah lingkungan untuk transportasi dan industri itu juga harus dilakukan dengan mengembangkan sumber bahan baku yang lain, seperti kelapa dan jarak.

Kalangan pelaku usaha juga menilai rencana program B100 masih perlu dikaji lebih lanjut.

“Ini lantaran sektor otomotif mulai memasuki era kendaraan berbasis baterai. Artinya, kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) untuk kendaraan konvensional nantinya kian berkurang. Untuk itu, Aprobi saat ini lebih fokus pada program biodiesel 40% (B40), yang rencananya diterapkan pada akhir 2020,” ujar Ketua Umum Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Master Parulian Tumanggor kepada Investor Daily di Jakarta, Rabu (12/2).

Indonesia yang harus menggenjot ekspor untuk mengatasi defisit neraca perdagangan juga masih mengandalkan minyak sawit, yang merupakan penyumbang ekspor terbesar dari 10 golongan barang nonmigas utama tahun lalu yang datanya dirilis Badan Pusat Statistik.

BPS
Badan Pusat Statistik. Foto ilustrasi: IST

Ekspor minyak dan lemak hewan/nabati yang sebagian besar produk sawit ini menembus sekitar US$ 17,61 miliar tahun lalu, atau menyumbang 11,37% terhadap total ekspor nonmigas RI sebesar US$ 100 miliar. Ke depan, minyak nabati yang paling kompetitif di dunia tersebut juga masih berpotensi nilai ekspornya meningkat.

Sementara itu, total ekspor nonmigas dan migas Indonesia pada 2019 senilai US$ 167,52 miliar, turun dari tahun sebelumnya US$ 180,01 miliar. Sedangkan impor lebih tinggi menembus US$ 170,72 miliar, sehingga neraca perdagangan masih defisit US$ 3,20 miliar. Impor ini juga turun dibanding tahun 2018 sebesar US$ 188,71 miliar.

Jangan Ganggu Industri

Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki). Foto: gapki.id
Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki). Foto: gapki.id

Hasril Hasan yang merupakan ketua bidang riset dan peningkatan produktivitas Gapki menuturkan sebelumnya, tahun 2019 produksi minyak sawit Indonesia diperkirakan menembus 51,50 juta ton. Dengan proyeksi kenaikan 2%, produksi minyak sawit Indonesia tahun 2020 diperkirakan sekitar 52,53 juta ton.

Berdasarkan data Kementerian Perdagangan, minyak sawit mentah (crude palm oil/CPO) yang digunakan untuk kebutuhan bahan baku industri minyak goreng di Tanah Air sekitar 14 juta ton tahun 2019. Minyak goreng itu sebanyak sekitar 5,1 juta ton dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan di dalam negeri, sedangkan sisanya untuk kebutuhan pasar luar negeri.

Sedangkan konsumsi biodiesel domestik tahun 2020 diperkirakan mencapai sekitar 9,40 juta kl, sejalan dengan peningkatan program mandatori pemakaian biodiesel dari B20 (campuran biodiesel 20% untuk solar) tahun 2019 ke B30 tahun ini.

Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan saat menjadi pembicara di acara 15th Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2019 and 2020 Price Outlook di Nusa Dua, Bali, Jumat (1/11). Foto: Gapki
Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan. Foto: Gapki

Ketua Harian Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (Aprobi) Paulus Tjakrawan menyatakan sebelumnya, konsumsi biodiesel di pasar domestik tahun 2019, dengan penerapan B20, diestimasi mencapai 6,20 juta kl.

“Dengan kapasitas terpasang sekitar 12 juta kl dan utilisasi 80-90%, ruang untuk ekspor biodiesel juga diperkirakan semakin tipis,” tutur dia. (dho/ark/afp/sumber lain/en)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA