Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Syahrul Yasin Limpo. Sumber: BSTV

Menteri Syahrul Yasin Limpo. Sumber: BSTV

Cegah Angka Kemiskinan, Kementan Fokus Program Padat Karya

Ridho Syukra, Kamis, 26 Maret 2020 | 13:42 WIB

JAKARTA, investor.id - Sektor pertanian merupakan sektor yang paling penting dalam perekonomian Indonesia karena berhubungan dengan masalah pangan. Selain itu sektor pertanian juga menjadi penggerak perekonomian terutama di pedesaan.

Kementerian Pertanian terus berupaya untuk menekan angka kemiskinan sekaligus mensejahterakan petani melalui program padat karya.

Padat karya juga menjadi kegiatan prioritas nasional dalam menurunkan angka kemiskinan dan pengangguran.

Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL) meminta anggaran tahun 2020 digunakan untuk program pemberdayaan warga dan lebih banyak ke program padat karya.
Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS), tingkat pengangguran terbuka mengalami penurunan dari 2015 hingga 2019 sebesar 0,90%.

Struktur penduduk bekerja menurut lapangan pekerjaan pada 2019 didominasi oleh tiga lapangan pekerjaan utama yaitu pertanian sebesar 27%, perdagangan sebesar 18% dan industir pengolahan sebesar 14%.

Sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo, program padat karya berbasis pertanian harus menjadi ujung tombak untuk menekan angka kemiskinan khususnya di desa serta mengangkat kesejahteraan petani.

“Sektor pertanian memang satu satunya sektor yang menjadi basis ekonomi Indonesia dan kebanyakan masyarakat Indonesia memang bekerja menjadi petani,” ujar dia di Jakarta, Kamis (26/3).

Dihubungi terpisah, Direktur Jenderal Prasarana dan Sarana Pertanian Kementan Sarwo Edhy mengatakan program padat karya merupakan suatu kegiatan produktif yang dilaksanakan untuk memberikan kesempatan kerja dan menambah penghasilan bagi pengangguran.

Program padat karya di sektor pertanian sudah banyak dilakukan seperti pembangunan infrastruktur pertanian.

Pembangunan infrastruktur pertanian yang sudah berjalan adalah pembangunan jalan usaha tani, rehabilitasi jaringan irigasi yang melibatkan warga.

Program padat karya juga bisa mewujudkan ketahanan pangan nasional dilakukan melalui pola transfer dana pemerintah langsung ke rekening kelompok penerima manfaat.

Pembangunan jalan usaha tani dan produksi pertanian pada 2019 telah berjalan lancar dimana Kementan telah merealisasikan 68 kilometer untuk areal sawah 4.239 hektar.

Untuk tahun 2020, Kementan menargetkan pembangunan jalan usaha tani sepanjang 14,4 hektar di 10 provinsi dengan anggaran Rp 47 miliar.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN