Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Edhy Prabowo, Menteri KKP>

Edhy Prabowo, Menteri KKP>

Ekspor Ikan RI Tembus US$ 3,76 Miliar

Kamis, 19 November 2020 | 14:12 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

Jakarta, investor.id-Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyatakan, kinerja ekspor hasil perikanan tidak terpengaruh pandemi Covid-19, pada Januari-September 2020 saja ekspor komoditas tersebut mencapai US$ 3,76 miliar atau meningkat 7,92% dibanding periode sama tahun sebelumnya.

“Kita patut bersyukur bahwa kinerja ekspor perikanan tetap bagus meski ada pandemi. Pada Januari-September misalnya, ekspor perikanan naik 7,92%,” kata Edhy dalam Jakarta Food Security Summit (JFSS) Kelima yang diselenggarakan Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Kamis (19/11). Edhy kini tengah berada di Amerika Serikat (AS) sebelum meneruskan kunjungan kerjanya ke Hawai untuk melihat pembenihan udang vaname di Ocean Institute.

Lebih jauh Edhy menuturkan, jika pada periode Januari-September 2020 nilai ekspor perikanan mencapai US$ 3,76 miliar atau naik 7,92% dari periode sama tahun lalu, nilai impor justru turun 6,66% menjadi US$ 0,33 miliar. Artinya, neraca perdagangan komoditas perikanan surplus. Pangsa pasar utama ekspor perikanan Indonesia sampai September 2020 terbesar adalah Amerika Serikat (AS) 40,82%, Tiongkok 15,41%, Jepang 11,76%, negara Asean 11,66%, Uni Eropa 5,75%.

Sedangkan komoditas dengan nilai ekspor tertinggi adalah udang dengan porsi 39,78%, tuna-cakalang-tongkol 14,07%, cumi-sotong-gurita 8,80%, rajungan-kepiting 7,34%, dan rumput laut 5,51%. “Masih banyak tantangan yang kita hadapi dalam menggenjot ekspor, di antaranya beberapa produksi Indonesia belum memenuhi standar kualitas pasar Jepang, ini pekerjaan rumah yang harus segera kami tangani,” ujar Edhy Prabowo.

Editor : Tri Listiyarini (tri_listiyarini@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN