Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Khofifah Indar Parawansa. Foto: Investor Daily/PRIMUS DORIMULU

Khofifah Indar Parawansa. Foto: Investor Daily/PRIMUS DORIMULU

Gubernur Jatim Dorong Inovasi Buah Melon

GR, Rabu, 15 Mei 2019 | 13:39 WIB

SIDOARJO- Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mendorong kepada Dinas Pertanian dalam hal ini UPT Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura untuk terus melakukan inovasi buah melon varietas Golden Lengkawi, sebagai upaya pemenuhan pasar kelas menengah atas.

"Dulu buah melon bentuknya bulat, kini bisa terus dikembangkan menjadi berbagai bentuk seperti kotak, dan juga dalam bentuk hati," katanya di sela panen buah melon di UPT Agribisnis Tanaman Pangan dan Hortikultura, di Lebo, Sidoarjo, Jatim, Rabu.

Ia mengemukakan, dengan model dan bentuk yang berbeda tersebut tentunya akan menjadi daya tarik tersendiri untuk dipasarkan.

"Apalagi saat ini, banyak makanan yang sangat bagus untuk difoto sebelum dimakan. Nah, dengan bentuk kotak dan diberikan pita, tentunya sudah bagus untuk dijadikan hadiah," ujarnya.

Ia mengatakan, beberapa waktu yang lalu pihaknya juga melakukan panen raya buah melon di Tuban, karena dari penuturan petani hasilnya cukup memuaskan kalau melon yang dikembangkan itu tidak terkena hama.

"Kami berharap buah melon ini bisa dikembangkan dan para petani juga bisa belajar di tempat ini," katanya.

Ia mengatakan, dengan bentuk yang berbeda dan tidak lazim akan menjadikan melon tersebut lebih ekslusif.

"Inovasi seperti ini dibutuhkan, pikiran kreatif harus terus diasah produk inovatif diasah," ujarnya.

Dirinya juga sangat mengapresiasi apa yang sudah dilakukan di UPT ini, supaya terus dikembangkan. Salah satunya sebagai tempat pembelajaran bagi siswa mulai dari Paud sampai dengan mahasiswa untuk melihat dari dekat proses pengembangan buah melon.

"Bisa dikembangkan kepada siswa supaya mengenal buah dan sayuran sejak dini," katanya.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Jawa Timur Hadi Sulistyo mengatakan melon itu dibudidayakan dengan berpedoman pada standar operasional yang baik (GAP / Good Agricultural Practices) sehingga produk melon yang dihasilkan memperoleh sertifikasi Prima 3.

"Dalam pemasarannya juga sudah bermitra dengan pasar modern seperti toko buah Hokky, Ttansmart dan juga CV Sewu Segar," katanya.

Sumber: ANTARA

BAGIKAN