Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Indonesia Maju Edhy Prabowo. Foto: youtube

Menteri Kelautan dan Perikanan Kabinet Indonesia Maju Edhy Prabowo. Foto: youtube

Indonesia dan Tiongkok Perkuat Kerjasama Sektor Kelautan dan Perikanan

Ridho Syukra, Minggu, 3 November 2019 | 20:34 WIB

JAKARTA, investor.id - Indonesia dan Tiongkok membangun kembali hubungan di sektor kelautan dan perikanan melalui kunjungan Duta Besar Tiongkok untuk Indonesia Xiao Qian di Kantor Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pada 1 November lalu.

Xiao Qian mengucapkan selamat atas dilantiknya Edhy Prabowo sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan Periode 2019-2024.

Indonesia dan Tiongkok memiliki relasi yang cukup baik dan Indonesia menjadi salah satu mitra dagang Tiongkok yang cukup besar. Pada tahun 2018, nilai volume perdagangan antara kedua negara mencapai US$ 72,6 miliar sementara nilai Investasi Tiongkok di Indonesia mencapai US$ 2,4 miliar pada periode yang sama.

Xiao Qian melanjutkan kerjasama di bidang kelautan dan perikanan akan semakin memperkuat relasi kedua negara.

“Indonesia memiliki wilayah perairan yang luas dan sumber daya bahari yang melimpah, sementara Tiongkok memiliki pasar yang luar biasa besar,”ujar dia dalam siaran persnya yang diterima Investor Daily, di Jakarta, Minggu (3/11).

Indonesia dan Tiongkok mempunyai peluang kerja sama yang dapat saling mengisi satu sama lain melalui ekspor  impor produk perikanan.

Setiap tahunnya, Tiongkok melakukan impor produk perikanan sebesar 4 juta ton dari berbagai Negara. Dari nilai tersebut, Indonesia baru mengekspor 200 ribu ton produk perikanan atau 5% dari kuota impor perikanan ke Tiongkok setiap tahunnya.

Indonesia memiliki ruang kerja sama yang luar biasa besar, jika memulai kembali kerja sama kelautan dan perikanan maka ekspor perikanan Indonesia ke Tiongkok pasti lebih besar.

Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo menyambut baik usulan Tiongkok,sejalan dengan arahan Presiden Joko Widodo dimana industri perikanan Indonesia perlu dioptimalkan termasuk dalam membangun sektor budidaya.

Kendala yang masih dihadapi Indonesia adalah mencegah virus budidaya udang dan ia berharap Tiongkok dapat berbagi ilmu dan teknologi di bidang budi daya perikanan.

“Tiongkok adalah salah satu negara yang memiliki teknologi dan ilmu untuk mencegah penyebaran virus penyakit udang dan Indonesia perlu belajar banyak dari Tiongkok,” ujar dia.

Indonesia terbuka terhadap peluang kerjasama yang baik antara kedua negara, ia menekankan bahwa setiap kerjasama yang dilakukan akan mengutamakan penyerapan tenaga kerja lokal dan devisa bagi Indonesia.  

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA