Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Kebijakan Jagung-Kedelai Tiongkok Bisa Untungkan Produk Sawit Indonesia

Oleh Imam Suhartadi dan Tri Murti, Selasa, 27 Maret 2018 | 13:17 WIB

“Ada 120 produk, mungkin di antaranya pipa baja, daging babi, dan anggur. Untuk produk tersebut mungkin kita nggak bisa ambil peluang, tapi yang lainnya kita bisa ambil, kan 120 produk itu beragam,” kata Kepala Ekonom PT Bank Central Asia Tbk David Sumual kepada Investor Daily, Senin (26/3).


Kendati demikian, David mengatakan, Indonesia tetap perlu meminimalisasi dampak perang dagang dengan melakukan diversifikasi produk dan tujuan ekspor. Artinya, negara tujuan ekspor RI harus diperluas.


Senada dengan David, analis dari Recapital Securities Kiswoyo Adi Joe mengungkapkan, Indonesia bisa mengambil peluang dari perang dagang AS-Tiongkok untuk meningkatkan ekspor ke kedua negara tersebut. Tiongkok di antaranya bisa saja menerapkan tarif bea masuk (impor) untuk produk jagung dan kedelai, dan hal tersebut dapat menguntungkan produk sawit Indonesia.


“Kalau jagung dan kedelai AS dikenai tarif bea masuk/impor oleh Tiongkok, kan produk sawit kita menjadi lebih murah. Kita bisa ekspor sawit ke sana,” ujar Kiswoyo. (bersambung)


Baca selanjutnya di http://id.beritasatu.com/home/ekspor-aluminium-ke-as/173735

BAGIKAN