Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ekspor ikan. Ilustrasi ekspor nonmigas: IST

Ekspor ikan. Ilustrasi ekspor nonmigas: IST

DORONG EKSPOR KOMODITAS PERIKANAN,

KKP Buka Peluang Kerja Sama dengan Berbagai Pihak

Minggu, 13 September 2020 | 10:28 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Sinergitas dan kerja sama antar lembaga menjadi kunci untuk peningkatan ekspor hasil kelautan dan perikanan. Sebagai bentuk penguatan, Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Badan Karantina Ikan Pengendalian Mutu dan Keamanan Hasil Perikanan (BKIPM) terus berupaya meningkatkan koordinasi sekaligus membuka peluang kerjasama dengan berbagai pemangku kepentingan di sektor kelautan dan perikanan.

Sekretaris BKIPM KKP Hari Maryadi mengatakan, dengan adanya kerja sama diharapkan dapat meningkatkan peran BKIPM di daerah terutama dalam mengembangkan sektor kelautan dan perikanan daerah.

Terdapat tiga azas yang harus dipegang oleh BKIPM dalam melakukan kerjasama dengan berbagai lembaga, ketiganya adalah ketertiban, penyerasian/seragam dan sesuai.

Selain itu, kerja sama dengan berbagai lembaga harus dalam semangat sinergitas sekaligus menyingkirkan ego sektoral.

“Peran semua stakeholder penting untuk mempercepat pertumbuhan ekonomi sektor kelautan dan perikanan dan mendorong ekspor,” ujar dia di Jakarta, Minggu (13/9).

BKIPM juga membekali jajarannya dengan pengetahuan serta kemampuan untuk bernegosiasi atau berdiplomasi di Forum Internasional, hal tersebut penting agar subtansi teknis dapat tersampaikan dan meningkatkan posisi tawar Indonesia khususnya di forum internasional.

Sebagai informasi, kinerja sektor perikanan di semester I-2020 menunjukkan grafik yang positif seperti kenaikan nilai ekspor tercatat 6,9% atau senilai US$ 2,4 miliar jika dibandingkan periode yang sama di tahun 2019.

Sedangkan nilai impor semester I-2020 tahun 2020 sebesar US$ 0,2 miliar atau turun 5,9% jika dibandingkan periode yang sama tahun 2019.
Neraca perdagangan sektor kelautan dan perikanan semester I 2020 surplus US$ 2,2 miliar atau naik 8,3% jika dibandingkan semester I -2019.
Saat ini hasil perikanan Indonesia telah diterima di 158 negara di dunia, salah satu pasar terbesar ekspor hasil perikanan Indonesia adalah Tiongkok.

Sejumlah 664 Unit Pengolahan Ikan (UPI) telah terdaftar sebagai eksportir di Tiongkok, berdasarkan data dari China Custom Data, Indonesia menduduki peringkat ke-4 negara eksportir hasil perikanan tertinggi ke Tiongkok pada Januari-Mei 2020.
Tiongkok sudah mulai recovery dari resesi dan terbuka lebar peluang pasarnya untuk ekspor.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN