Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Sejumlah kapal nelayan. Foto ilustrasi: news.kkp.go.id

Sejumlah kapal nelayan. Foto ilustrasi: news.kkp.go.id

KKP Kembali Tangkap Kapal Ikan Filipina

TL, Minggu, 26 Mei 2019 | 08:38 WIB

JAKARTA – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) kembali berhasil menangkap dua kapal perikanan asing (KIA) asal Filipina pada Kamis (23/5). Sebelumnya, KKP juga telah berhasil menangkap satu KIA dari negara yang sama pada Senin (20/5).

“Kedua kapal ditangkap di Wilayah Pengelolaan Perikanan Negara Republik Indonesia (WPP-NRI) 716 Laut Sulawesi oleh Kapal Pengawas Perikanan (KP) Hiu 015 yang dinakhodai Aldi Firmansyah,” ungkap Plt Dirjen Pengawasan Sumber Daya Kelautan dan Perikanan (PSDKP) KKP Agus Suherman, Jumat.

Penangkapan dilakukan sekitar pukul 08.00 WITA atas kapal FB Golden Boy dengan empat awak kapal berkewarganegaraan Filipina serta FB Girlan yang juga diawaki warga Negara Filipina. Kedua kapal ditangkap saat sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan tanpa izin (illegal fishing) di perairan Indonesia menggunakan alat tangkap handline. Di kedua kapal tersebut ditemukan sekitar 125 kilogram (kg) tuna yang merupakan salah satu jenis ikan dengan nilai jual tinggi.

“Pelanggaran yang dilakukan oleh dua kapal tersebut adalah menangkap ikan di WPP-NRI tanpa dilengkapi dokumen perizinan,” tutur Agus Suherman.

Kegiatan tersebut diduga melanggar UU No 31 Tahun 2004 tentang Perikanan sebagaimana telah diubah dengan UU No 45 Tahun 2009 dengan ancaman pidana penjara paling lama enam tahun dan denda paling banyak Rp 20 miliar. Selanjutnya, kapal dan seluruh awak kapal dibawa ke Stasiun PSDKP KKP Tahuna Sulawesi Utara dan akan dilakukan penyidikan oleh Penyidik Pegawai Negeri Sipil (PPNS) Perikanan. Penangkapan tersebut menambah jumlah KIA yang berhasil ditangkap KKP sejak Januari hingga 21 Mei 2019. Sejak Januari hingga saat ini, KKP berhasil menangkap 32 KIA yang terdiri atas 15 kapal Vietnam, 14 kapal Malaysia, dan tiga kapal Filipina.

Selain menangkap dua KIA Filipina, KP Hiu 015 dalam operasi pengawasan di perairan perbatasan Indonesia- Filipina juga berhasil menertibkan empat alat bantu penangkapan ikan rumpon ilegal. Rumpon-rumpon tersebut ditemukan dipasang di perairan Indonesia Laut Sulawesi tanpa izin dan berdasarkan identitas yang ada diduga kuat milik nelayan Filipina. Rumpon-rumpon tersebut kemudian diamankan ke Stasiun PSDKP KKP Tahuna.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA