Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Gedung Kementerian LHK (Sumber : LHK)

Gedung Kementerian LHK (Sumber : LHK)

Komersialisasi Hasil Litbang Kehutanan Perlu Diperbanyak

TL, Selasa, 13 Agustus 2019 | 14:13 WIB

SERPONG, investor.id-Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya meminta Badan Litbang dan Inovasi Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan memperbanyak komersialisasi hasil penelitian dan pengembangan sektor lingkungan dan kehutanan.

"Litbang tidak cukup lagi bergerak dalam pelayanan publik, namun diperluas dengan agenda-agenda komersialisasi dan bisnis litbang," kata Menteri LHK dalam sambutan yang disampaikan Kepala Badan Penelitian, Pengembangan, dan Inovasi (BLI) Kementerian LHK Agus Justianto seperti dilansir Antara dalam Festival Tropical Forestry and Environment Research di Serpong, Selasa (13/8).

Dia mengatakan BLI juga menginisiasi industri pengetahuan. Pemasaran (marketing) bergerak dari pemasaran secara fisik, diperkuat secara digital, serta kapasitas SDM diperkaya dengan inisiatif-inisiatif wirausaha (entrepreneur). Menurut dia, dengan keterbatasan sumberdaya baik pembiayaan dan SDM maka perlu menyusun brand (ikon/unggulan). Branding tersebut akan memberikan label dan identitas bagi pembangun pengetahuan, sehingga inisiatif dan energi difokuskan pada brand dimaksud, baik brand institusi/lembaga maupun brand individu peneliti.

Agus Justianto mengatakan setidaknya lebih dari 200 inovasi yang sudah dikomersialisasi dan lebih dari 50 paten dihasilkan BLI KLHK. Tentu Kementerian terus mendorong peneliti-penelitinya menghasilkan inovasi dan menambah paten.Agus mengatakan hasil litbang sangat mungkin menjadi inovasi ketika sudah bisa dikomersialisasi. Peneliti di BLI tetap perlu ditantang agar produktif menghasilkan penelitian dan inovasi.Selanjutnya untuk komersialisasi hasil litbang Agus mengatakan ada pula ide-ide baik salah satunya seperti yang dilakukan Balai Besar Litbang Pemuliaan Tanaman Yogyakarta yang membuat toko benih unggul di sana.

Festival Tropical Forestry and Environment Research yang dilaksanakan di Puspitek Serpong, menurut dia, menjadi salah satu upaya diseminasi hasil penelitian BLI KLHK pada masyarakat melalui media massa. Puluhan produk litbang lingkungan dan kehutanan ditampilkan, seperti teknologi Biopot berbahan kompos untuk eco-planting, Briket benihberbahan campuran kompos untuk rehabilitasi lahan dan hutan, Klon-klon Jati Muna unggul hasil mutasi dengan iradiasi nuklir (60Co).

 

Sumber : ANTARA

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA