Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Foto: IST

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono. Foto: IST

Pengembangan Sub Sektor Perikanan Budidaya Masih Fokus Utama KKP

Jumat, 8 Januari 2021 | 11:41 WIB
Ridho Syukra (ridho.syukra@beritasatumedia.com )

JAKARTA, investor.id - Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono menegaskan pengembangan sub sektor perikanan budidaya masih menjadi prioritas utama, tujuannya untuk kesejahteraan masyarakat, menjaga keberlanjutan serta berkontribusi lebih banyak pada negara melalui Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

Strategi yang akan dilakukan untuk mendorong produksi perikanan budidaya adalah dengan mengoptimalkan peran Unit Pelaksana Tekniks (UPT) KKP khususnya yang berada di bawah naungan Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya (DJPB).
UPT diisi oleh sumber daya manusia yang hebat di bidang tersebut sekaligus mempunyai lahan yang bisa dikelola menjadi tempat budidaya.

Banyak negara yang mengandalkan sektor perikanan budidaya dan tidak lagi bertumpu pada hasil tangkapan di alam yang bisa dieksplorasi terus menerus dan akan mempengaruhi keberlanjutan ekosistem, maka dari itu, pengembangan sub sektor perikanan budidaya termasuk dalam upaya menjaga keberlanjutan ekosistem.

Trenggono sudah langsung turun ke lapangan untuk meninjau aktivitas produksi di Balai Layanan Usaha Produksi Perikanan Budidaya Karawang yang merupakan UPT DJB.

Ia juga menjelaskan skema kerja UPT ke depan tidak terbatas melayani masyarakat tetapi juga menjadi unit bisnis yang melahirkan profit bagi negara baik itu dari kegiatan budidaya diantaranya Udang, Ikan dan Rumput Laut, penjualan pakan maupun benih sehingga PNBP yang dihasilkan lebih banyak.

“Berkolaborasi dengan Pemda juga harus dilakukan untuk mengetahui peluang pasar dari produk perikanan budidaya yang dihasilkan kemudian untuk mengetahui, masyarakat mana saja yang harus diajak dalam kegiatan budidaya,” ujar dia di Jakarta, Jumat (8/1).

Trenggono juga meminta riset mengenai perikanan budidaya lebih diperkuat agar hasil produksi mencapai titik optimal baik dari jumlah maupun kualitasnya termasuk perencanaan bisnisnya harus matang agar negara tidak hanya mengeluarkan uang tetapi juga mendapatkan profit.

Ia optimistis jika pengembangan perikanan budidaya melalui skema optimalisasi UPT berhasil maka akan menarik minat pelaku usaha untuk berbisnis tambak.

Sementara Dirjen Perikanan Budidaya KKP Slamet Soebjakto siap mengoptimalkan peran UPT sebagai core, dan penerapan inovasi dan teknologi bisa tetap didorong untuk menambah daya saing.  

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN